banner 728x250

Wali Kota Bima Melaunching Sekolah dan Guru Penggerak Angkatan III

  • Bagikan

Lensa Pos NTB, Kota Bima – Wali Kota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE, Jumat (3/9/2021), membuka secara resmi Launching sekolah penggerak dan Guru Penggerak se Kota Bima.

Hadir pada kegiatan yang bertempat di Aula SMAN 1 Kota Bima, juga dihadiri Assisten I, Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, kepala Sekolah mulai SD sampai SMA dan Guru Penggerak se Kota Bima.

Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.AP dalam laporannya menyampaikan, bahwa Lounching tingkat Kota Bima ini dilaksanakan setelah Lounching di Kementerian, bahwa sekolah penggerak ini adalah tahap I menjadi prioritas utama di NTB adalah Kota Bima dan Kabupaten Lombok Timur.

Untuk Kota Bima, tambah Supratman, dari 60 peserta yang ikut tes, Alhamdulillah berhasil 54 orang yang lulus guru penggerak. saya yakin ini prosentase tertinggi di Indonesia. Ia juga memuji semangat guru penggerak yang selama ini setiap kegiatan kompetensi tetap mengikuti.

Program Kementerian sekarang yakni Program Merdeka Belajar, untuk mendukung ini, ada 3 Program prioritas yang dicanangkan dari 13 program Kementerian, yakni  program sekolah penggerak, program guru penggerak dan program organisasi penggerak, dan ini sudah MOU antara Kementerian dan Pemerintah Daerah.

Dari program sekolah penggerak ini tidak melihat lagi apakah sekolah unggulan dan tidak, karena yang dibutuhkan sekarang program penggerak ini mampu mendongkrak sekolah yang terbelakang menjadi maju.

Kadis Dikbud jug menjelaskan, bahwa Manfaat guru penggerek adalah sebagai pendorong dan dapat mendukung tumbuh kembang murid tentang Pancasila, guru menjadi pelatih dan mentor bagi guru lain dan diharapkan menjadi guru kolaboratif bagi semua pihak, serta dapat mengembangkan diri secara aktif dan menciptakan ekosistem yang bisa mewujudkan kemajuan pendidikan lebih baik, terangnya.

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE dalam sambutannya menyampaikan, sekolah Penggerak ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah dalam mendongkrak mutu pendidikan di Indonesia.

Dengan keberhasilan menjadi guru penggerak, kata Walikota, harus diimbangi dengan karakter yang baik, Karena beban sang guru luar biasa berat. Guru itu adalah simbol moralitas. Guru sebagai pencetak karakter manusia. Guru harus mampu menunjukkan karakter yang baik.

Lutfi juga menyebut, dengan adanya sekolah penggerak, menjadi motivasi sekolah lain dan sebagai alat pendukung keberhasilan pendidikan. Ia harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Sumber Daya Manusia harus mantap dan lebih meningkat, ujar Walikota.

Guru penggerak juga harus mampu mendidik anak-anak berpikir cerdas dan cepat, dan anak harus dibina dengan karakter yang lebih baik. Karena saat ini kita krisis tentang karakterisasi. Selain itu dengan adanya guru penggerak akan mendorong anak supaya berpikir merdeka, ungkap Walikota sekaligus membuka secara resmi Launching sekolah penggerak dan guru penggerak Kota Bima Angkatan 3 tahun 2021. (SUKUR)

 

  • Bagikan