banner 728x250

Pasangan Zul – Rohmi Komit Bangun Infrastruktur Jalan di Pulau Lombok dan Sumbawa

  • Bagikan

Lensa Pos NTB, Sumbawa Besar – Pasangan Gubernur Nusa Tenggara Barat, DR. H. Zulkieflimansyah dan Wagub NTB, DR. Hj. Rohmi Djalilah tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Meskipun kondisi keuangan terbatas karena pandemi covid-19, menurut Pasangan Zul – Rohmi, perbaikan jalan dan jembatan merupakan harga mati, karena ini kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar. Keseriusan Zul – Rohmi membangun NTB lebih maju, merupakan bagian dari visi misi NTB Gemilang yang menjadi program andalan kedua pasangan serasi ini.

Di Kabupaten Sumbawa, misalnya, melalui Perda Percepatan Pembangunan Jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), memperbaiki dua ruas jalan. Pertama ruas jalan Pal 4 (atau dikenal dengan Simpang Boak) ke Lenangguar dan ruas jalan Lenangguar ke Lunyuk.

Pada Jumat (3/9) lalu, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB Ridwan Syah mengajak sejumlah jajarannya melakukan monitoring proyek tersebut. Untuk melihat ruas jalan pal 4-Lenangguar. Panjang ruas jalan ini 35 kilometer. Pemprov akan tangani sepanjang 20 KM di segmen-segmen tertentu yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas PUPR Ridwan Syah menegaskan, semua ruas diaspal dengan tebal sekitar 4 cm. Selanjutnya ruas jalan Lenangguar-Lunyuk sepanjang 50 KM, akan ditangani sepanjang sekitar 17 kilometer pada beberapa segmen.

Jalannya akan diperlebar hingga sesuai dengan standar 3 mobil bisa lewat secara bersamaan. Ridwan mengatakan sebagian besar pekerjaan akan selesai pada Desember 2021 akan datang. Sisanya paling lambat pada Bulan Mei 2022. Sebagian anggaran proyek ini dibiayai dari pinjaman PEN Daerah yang disepakati antara pemerintah NTB dengan PT SMI. Total biaya untuk dua ruas jalan itu Rp 93 miliar.

‘’Satu hal yang ingin saya tegaskan, dengan berakhirnya progam Percepatan jalan ini nanti, seluruh 90 kilometer Pal-4-Lunyuk, akan terhotmix,’’ tegas Dae Iwan, panggilan akrab Ridwan Syah.

Sebelumnya, rombongan sudah terlebih dahulu meninjau pekerjaan di Bendung Penrengganis, Desa Juranalas, Kecamatan Alas. Di sini ada pekerjaan perbaikan kolam olakan karena terjadi kerusakan. Selain pekerjaan kolam olakan ini ada juga pekerjaan dinding sayap bendung dan perbaikan jaringan.

Bendung Penrengganis ini mengairi areal persawahan seluas 725. Pekerjaan ini dibiayai dari dana DAK tahun 2021 sebesar 6,8 miliar lebih. ‘’Insya Allah kita targetkan pekerjaan ini akan selesai pada Desember 2021 mendatang,’’ kata Kadis yang didampingi Kepala Bidang SDA Lalu Wijaya Kusumah, Kabid Bina Marga Lies Nur Komalasari, Kabid Cipta Karya Erick Widodo dan sejumlah pejabat provinsi terkait lainnya. (TIM)

  • Bagikan