Lensa Pos NTB, Kota Bima — Suasana ramai terlihat setiap hari di lapak catur yang dikenal dengan sebutan Lapak Taliban di Kota Bima. Sejak pagi hingga malam hari, lokasi ini tak pernah sepi dari para pecinta catur, baik dari kalangan muda maupun orang tua.
Lapak catur yang terletak di sekitar kawasan pusat Kota Bima ini menjadi tempat favorit masyarakat untuk mengisi waktu luang sekaligus mengasah kemampuan berpikir. Aktivitas para pemain catur di tempat ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang melatih konsentrasi, strategi, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Kalau sore sampai malam, di sini makin ramai. Kadang ada yang main serius, ada juga yang hanya untuk hiburan sambil ngopi,” ujar salah seorang pengunjung.
Kegiatan bermain catur di Lapak Taliban telah menjadi rutinitas positif bagi banyak warga. Tak jarang pula, lapak ini menjadi tempat uji kemampuan antarpecatur lokal yang berlatih menjelang turnamen.
Selain menjadi wadah interaksi sosial, keberadaan lapak catur ini juga menumbuhkan semangat sportivitas dan berpikir kritis di kalangan masyarakat. Catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga otak yang melatih kesabaran, perencanaan, dan ketelitian.
Dengan atmosfer santai namun kompetitif, Lapak Taliban kini menjadi ikon baru bagi komunitas catur di Kota Bima — bukti bahwa minat masyarakat terhadap olahraga pikir ini tetap tinggi dari waktu ke waktu. (LP.NTB-01)
