Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya, Wali Kota Bima Paparkan Potensi Daerah di Kementerian Ekraf

Jakarta, Lensa Pos NTB – Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, memaparkan potensi serta arah pengembangan ekonomi kreatif Kota Bima dalam audiensi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Audiensi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang bertumpu pada kreativitas, budaya, dan kearifan lokal.

Dalam pemaparannya, Wali Kota Bima menjelaskan bahwa Kota Bima memiliki kekayaan potensi ekonomi kreatif yang beragam, mulai dari sektor seni budaya, kriya, kuliner khas daerah, hingga potensi generasi muda kreatif yang terus berkembang.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu didukung dengan kebijakan, pendampingan, serta akses jejaring nasional agar mampu memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Audiensi ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi sekaligus membuka peluang kolaborasi konkret antara pemerintah daerah dan Kementerian Ekraf dalam pengembangan ekonomi kreatif Kota Bima,” ujar Wali Kota Bima.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi, mulai dari pembinaan sumber daya manusia, akses permodalan, pemasaran produk, hingga pemanfaatan teknologi digital. Dengan pendekatan tersebut, ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Pihak Kementerian Ekonomi Kreatif menyambut baik paparan yang disampaikan dan mendorong Pemerintah Kota Bima untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui program-program inovatif yang sejalan dengan kebijakan nasional ekonomi kreatif.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Bima berharap terjalin kerja sama berkelanjutan yang dapat mempercepat pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal sebagai daya saing daerah di tingkat nasional. (TIM)

Pos terkait