Lensa Pos NTB, Bima – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Bima, Ady Mahyudi, menerbitkan Surat Edaran Nomor 451.13/06/03.2/2026 tentang Himbauan Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, tertanggal 18 Februari 2026.
Melalui surat edaran tersebut, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kualitas ibadah kepada Allah SWT. Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan masjid dan musala sebagai pusat kegiatan ibadah, seperti zikir, doa, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai amaliah Ramadan lainnya.
Selain itu, Bupati meminta jajaran TNI, Polri, dan Satpol PP untuk turut menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama umat Islam menjalankan ibadah puasa.
Dalam poin lainnya, seluruh elemen masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti menyalakan petasan, membuat keributan, serta membuka kafe, restoran, dan warung makan pada siang hari. Tempat-tempat hiburan malam juga diimbau untuk ditutup selama bulan Ramadan sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian bulan tersebut.
Bupati juga mengimbau pimpinan instansi, lembaga, organisasi kemasyarakatan, serta pengurus masjid dan musala untuk menghias lingkungan dan memasang spanduk dalam rangka menyemarakkan Ramadan.
Kepada para kepala sekolah, Bupati menginstruksikan agar memberlakukan penggunaan busana Muslim bagi dewan guru dan siswa setiap hari Jumat selama bulan suci Ramadan.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bima, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, para camat se-Kabupaten Bima, Ketua Yayasan Islam, MUI, Baznas Kabupaten Bima, BUMN dan BUMD di Kabupaten Bima, serta seluruh pengurus masjid dan musala se-Kabupaten Bima.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Bima berharap pelaksanaan ibadah Ramadan 1447 H dapat berlangsung dengan aman, tertib, penuh kekhusyukan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (TIM)
