Kota Bima, Lensa Pos NTB – SMP Negeri 1 Kota Bima resmi menggelar Launching Perdana Spensa Olympiad Grand Top 2026 tingkat SD/MI se-Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu, pada Ahad (3/5/2026).
Kegiatan bergengsi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., dan dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Camat Mpunda, serta para kepala sekolah.
Sebanyak 396 peserta dari jenjang SD/MI ambil bagian dalam kompetisi akademik ini, yang mempertandingkan lima mata pelajaran utama, yakni Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPAS.
Kepala SMPN 1 Kota Bima, Abdi, S.Pd, selaku tuan rumah menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan pengembangan potensi akademik siswa sejak dini. “Melalui Spensa Olympiad Grand Top ini, kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Menariknya, pelaksanaan olimpiade ini menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis Android melalui aplikasi “EXAM” milik SMPN 1 Kota Bima. Hasil ujian dapat langsung diketahui secara real time melalui layar (live score), sehingga transparansi dan akuntabilitas penilaian dapat terjaga.
Kegiatan ini juga dirancang menjadi agenda rutin tahunan dengan sistem piala bergilir. Selain itu, berbagai hadiah menarik disiapkan, mulai dari piala, piagam, sertifikat, hingga uang pembinaan. Bahkan, 10 peserta terbaik berkesempatan masuk SMPN 1 Kota Bima tanpa tes, serta 20 peserta terbaik akan mendapatkan kursus Bahasa Inggris gratis.
Dalam arahannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kompetisi akademik seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi unggul dan berkarakter. “Pendidikan adalah jalan yang mengantarkan kita keluar dari kebodohan menuju alam ilmu pengetahuan yang terang benderang.
Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang lahirnya generasi yang kompetitif dan berkarakter,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya penguatan literasi, numerasi, dan karakter dalam menghadapi tantangan global.
Menurutnya, fondasi pendidikan dasar menjadi kunci utama keberhasilan generasi di masa depan.“Pilihan mata lomba hari ini sangat relevan. Pendidikan agama membentuk akhlak, Bahasa Indonesia menguatkan identitas, Bahasa Inggris membuka jendela dunia, Matematika melatih logika, dan IPAS mengasah cara berpikir kritis. Ini paket lengkap untuk membangun generasi hebat,” tegasnya.
Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada para guru yang telah berperan besar dalam membimbing siswa hingga mampu berprestasi.“Di balik anak-anak berprestasi, selalu ada guru yang tidak pernah lelah mendampingi. Guru bukan hanya mengajar, tetapi menyalakan harapan,” tambahnya.
Kepada para peserta, ia berpesan agar menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dan motivasi untuk terus belajar dan berkembang.“Hari ini kalian bukan sekadar peserta lomba, tetapi calon pemimpin masa depan,” tutupnya.
Dengan semangat “Kami Senang dan Bangga”, Spensa Olympiad Grand Top 2026 diharapkan menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Tim Lensa Pos NTB)
