Polres Bima Kabupaten Turun Tangan, Perselisihan Tenga–Baralau Diselesaikan Secara Damai

Kabupaten Bima, Lensa Pos NTB – Perselisihan yang sempat memicu ketegangan antara warga Desa Tenga, Kecamatan Woha dan Desa Baralau, Kecamatan Monta akhirnya berhasil diselesaikan secara damai setelah Polres Bima Kabupaten bersama pemerintah kecamatan turun tangan melakukan mediasi.

Proses perdamaian berlangsung dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Camat Woha, Senin (25/5). Pertemuan tersebut dihadiri unsur pemerintah Kecamatan Woha dan Monta, TNI-Polri, kepala desa, ketua BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari kedua desa.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K,M.H melalui Kapolsek Monta AKP Sudirman menegaskan bahwa persoalan yang terjadi bukan konflik antar desa, melainkan kesalahpahaman antar kelompok pemuda yang berkembang dan memicu keresahan masyarakat.“Alhamdulillah masyarakat dan pemuda kedua desa sepakat untuk islah dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah masing-masing,” ujar AKP Sudirman.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat mengakhiri perselisihan dan berkomitmen tidak lagi terprovokasi oleh persoalan yang dapat mengganggu keamanan lingkungan. Aparat kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

Kapolres turut mengajak masyarakat Desa Tenga dan Desa Baralau untuk kembali memperkuat hubungan persaudaraan serta membantu aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bima.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol perdamaian antara kedua desa. Pascamediasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Woha dan Monta dilaporkan dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif. (Sumber: Humas Polres Bima)

Pos terkait