Satlantas Polres Bima Kota Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Pikap untuk Angkut Penumpang

Kota Bima, Lensa Pos NTB – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bima Kota kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka atau mobil pikap sebagai sarana angkutan penumpang. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Satlantas Polres Bima Kota menegaskan bahwa kendaraan pikap dan kendaraan bak terbuka pada dasarnya diperuntukkan untuk mengangkut barang, bukan manusia. Penggunaan kendaraan tersebut untuk membawa penumpang dinilai sangat berisiko karena tidak dilengkapi dengan fasilitas keselamatan yang memadai, seperti sabuk pengaman maupun perlindungan bagi penumpang saat terjadi benturan atau kecelakaan.

Selain berpotensi menyebabkan penumpang terjatuh dari bak kendaraan, praktik mengangkut orang menggunakan mobil pikap juga dapat mengakibatkan luka serius hingga kehilangan nyawa apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi yang terus dilakukan, Satlantas Polres Bima Kota mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih sarana transportasi yang aman dan sesuai peruntukannya. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama demi melindungi diri sendiri, keluarga, maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan mobil pikap atau kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang. Gunakan kendaraan yang memang dirancang untuk membawa orang sehingga keselamatan lebih terjamin,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas.

Satlantas Polres Bima Kota juga terus mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan.Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Tertib berlalu lintas untuk Indonesia yang lebih aman. (Tim Lensa Pos NTB)

Pos terkait