Melalui BAZNAS, Wali Kota Bima Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk 133 Mustahik

Kota Bima, Lensa Pos NTB – Pemerintah Kota Bima melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta kepada 133 mustahik dalam kegiatan penyerahan simbolis yang berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Kota Bima, Senin (15/6/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah bersama BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta membantu warga yang membutuhkan.

Sebanyak 133 penerima manfaat terdiri dari 45 peserta Program Pemberdayaan Keluarga Mandiri (PKM), 30 penerima Z-RUP, dan 58 penerima Z-Kios. Dana bantuan yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Bima dari Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota kepolisian, para pensiunan, serta masyarakat yang mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dari amanah para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bima.

Menurutnya, kehadiran BAZNAS menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas manfaat zakat agar lebih tepat sasaran dan produktif.”Bantuan ini adalah amanah dari para ASN, aparat kepolisian, pensiunan, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya kepada BAZNAS.

Karena itu, bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengembangkan usaha yang dijalankan,” ujar Wali Kota.Wali Kota juga mengapresiasi peran BAZNAS Kota Bima yang selama ini konsisten menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bima, Abdul Latief M. Saleh, S.Pd.I., menegaskan bahwa bantuan yang diterima para mustahik bukan sekadar bantuan materi, melainkan mengandung tanggung jawab dan harapan besar agar dapat menjadi sarana peningkatan taraf hidup.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi jalan bagi bapak dan ibu untuk berkembang, bahkan suatu saat nanti bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki atau setidaknya menjadi pribadi yang gemar bersedekah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, program-program yang dijalankan BAZNAS Kota Bima dirancang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan sehingga penerima manfaat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu membangun usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Penyaluran bantuan senilai Rp500 juta tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan BAZNAS Kota Bima dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk kepentingan umat.

Melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu bangkit secara ekonomi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh antusias dan harapan.

Para penerima manfaat menyambut baik program tersebut dan berkomitmen memanfaatkan bantuan yang diterima secara produktif demi meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. (Tim Lensa Pos NTB)

Pos terkait