Kota Bima, Lensa Pos NTB — Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyerukan penguatan nilai kearifan lokal Maja Labo Dahu sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin dan memiliki semangat kebangsaan.
Seruan tersebut disampaikan Dandim saat menjadi narasumber dalam Simposium Kebangsaan yang digelar Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) di Auditorium H. M. Thayeb Abdullah, Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Kamis (20/8/2026).
Simposium mengusung tema “Maja Labo Dahu (Malu dan Takut) Menguatkan Pancasila dan Demokrasi untuk Indonesia Emas 2045.”Dandim menegaskan bahwa Maja Labo Dahu bukan sekadar ungkapan budaya, tetapi mengandung nilai moral yang sangat relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini. Rasa malu melakukan kesalahan dan rasa takut melanggar aturan, norma serta nilai moral harus menjadi kontrol diri dalam setiap tindakan.“Penguatan karakter harus dibangun melalui kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, integritas dan sikap saling menghargai. Generasi muda jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif dan harus mampu menjaga persatuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” tegas Dandim.
Menurutnya, nilai Maja Labo Dahu juga memiliki relevansi kuat dengan kehidupan prajurit TNI. Setiap anggota TNI dituntut memiliki rasa takut melakukan pelanggaran dan rasa malu ketika melakukan tindakan yang tidak benar di tengah masyarakat. Nilai tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kehormatan diri, institusi dan kepercayaan masyarakat.
Dandim juga mengajak mahasiswa dan pelajar menjadikan Maja Labo Dahu sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan, toleransi, kejujuran, kedisiplinan, gotong royong serta mendorong generasi muda menjalankan demokrasi secara santun dan bertanggung jawab. Simposium yang turut dirangkaikan dengan launching Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan UM Bima itu berlangsung interaktif dan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Dandim 1608/Bima. (Tim)
