Kota Bima, Lensa Pos NTB — Suasana berbeda terlihat di SDN 28 Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Rabu (2/9/2026) pagi. Kehadiran kendaraan taktis Maung milik Kodim 1608/Bima disambut antusias oleh para guru dan siswa dalam kegiatan Safari Mobil Maung yang dirangkaikan dengan edukasi kebersihan lingkungan.Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.45 Wita tersebut dipimpin Bati Komsos Koramil 1608-01/Rasanae, Pelda Sayudin, bersama anggota Posramil Asakota. Kegiatan ini diikuti Kepala SDN 28 Melayu Arif, S.Pd., M.Pd., para guru, seluruh siswa-siswi, Babinsa Kelurahan Melayu serta anggota Posramil Asakota.
Kepala SDN 28 Melayu, Arif, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodim 1608/Bima atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI di lingkungan sekolah menjadi pengalaman sekaligus inspirasi bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pengabdian TNI kepada masyarakat.“Melalui kegiatan Safari Mobil Maung ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta cinta tanah air pada diri peserta didik sejak dini.
Kehadiran TNI di tengah-tengah siswa menjadi inspirasi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter yang kuat,” ujarnya.Sementara itu, Bati Komsos Koramil 1608-01/Rasanae yang diwakili Serka Adhar menjelaskan bahwa Safari Mobil Maung bukan sekadar kegiatan memperkenalkan kendaraan produksi dalam negeri. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI, guru dan siswa sekaligus menghadirkan edukasi tentang kedisiplinan, tanggung jawab dan kecintaan terhadap bangsa.
“Anak-anakku sekalian, kendaraan Maung yang kalian lihat hari ini adalah simbol kesiapsiagaan dan semangat pengabdian. Namun yang lebih penting adalah semangat kebersamaan, disiplin dan tanggung jawab yang harus kita tanamkan sejak dini,” katanya.Dalam kesempatan tersebut, siswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Para pelajar diajak membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas dan halaman sekolah serta menerapkan pola hidup bersih di lingkungan keluarga.
Serka Adhar mengajak para siswa menjadi pelopor kebersihan di lingkungan masing-masing. Pesan tersebut juga dikaitkan dengan semangat mendukung program “Kota Bima BISA”, khususnya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan di sekitar halaman SDN 28 Melayu. Para guru, siswa dan anggota TNI kemudian melaksanakan foto bersama sebelum para siswa mendapat kesempatan mencoba menaiki kendaraan Maung dan berkeliling Kelurahan Melayu secara bergantian bersama guru dan siswa.
Kegiatan Safari Mobil Maung berakhir sekitar pukul 09.30 Wita dalam keadaan aman dan lancar. Kodim 1608/Bima berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi pelajar sekaligus memperkenalkan Maung sebagai kendaraan hasil karya anak bangsa Indonesia yang digunakan untuk mendukung tugas TNI AD.Melalui kegiatan ini, kedekatan TNI dengan dunia pendidikan diharapkan semakin kuat, sehingga nilai nasionalisme, disiplin, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh sejak dini di kalangan generasi muda Kota Bima. (Tim)
