Babinsa Lewirato Jadi Pembina Upacara di SDN 40 Kota Bima, Tekankan Disiplin dan Stop Bullying

Kota Bima, Lensa Pos NTB — Babinsa Kelurahan Lewirato, Serka Adhar, anggota Koramil 1608-01/Rasana’e, bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera rutin mingguan di SDN 40 Kota Bima, Senin (7/9/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.15 WITA tersebut diikuti Kepala SDN 40 Kota Bima Hj. Nurjanah, S.Pd.SD., Wakil Kepala Sekolah, jajaran guru dan staf tata usaha, serta seluruh siswa-siswi SDN 40 Kota Bima.

Dalam amanatnya, Serka Adhar mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kesempatan sehingga dapat melaksanakan upacara bendera secara rutin dalam keadaan sehat.
Ia menekankan pentingnya disiplin bagi siswa maupun guru dalam menjalankan seluruh kegiatan di lingkungan sekolah.

“Saya mengimbau dan menekankan kepada siswa-siswi SDN 40 Kota Bima, termasuk para guru, agar menanamkan disiplin dalam kegiatan proses belajar mengajar,” pesannya. Menurutnya, seluruh warga sekolah harus mematuhi aturan dan ketentuan yang telah disepakati bersama. Setiap pelanggaran tentunya memiliki konsekuensi berupa sanksi sesuai aturan yang berlaku di sekolah.

Serka Adhar juga meminta para siswa mengikuti seluruh rangkaian proses belajar mengajar dengan baik sebagai bekal untuk meraih masa depan yang gemilang. Selain disiplin, ia mengingatkan pentingnya menghormati dan menghargai para guru. “Hormati bapak dan ibu guru kalian agar ilmu yang diajarkan menjadi berkah,” ujarnya.
Pesan penting lainnya yang disampaikan dalam amanat tersebut adalah mengenai pencegahan bullying di lingkungan sekolah.

Serka Adhar menegaskan agar para siswa tidak melakukan perundungan, baik melalui perbuatan maupun perkataan terhadap sesama teman.
“Stop bullying. Dilarang keras melakukan bullying, baik berupa perbuatan maupun perkataan kepada sesama teman,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk memegang teguh nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 08.20 WITA. Kegiatan pembinaan melalui upacara bendera tersebut menjadi salah satu sarana untuk menanamkan kedisiplinan, membangun karakter positif, serta memperkuat wawasan kebangsaan para siswa sejak dini. (Tim)

Pos terkait