Kota Bima, Lensa Pos NTB — Upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terus dilakukan melalui asesmen baca Al-Qur’an. Kali ini, kegiatan asesmen bagi Guru PAI TK dan SD se-Kecamatan Rasanae Barat dilaksanakan di SDN 29 Tanjung Kota Bima, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima, Ikbal Tanjung, S.Pd., Koordinator KKG Kecamatan Rasanae Barat Ilham, S.Pd., serta panitia dan para peserta asesmen. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian asesmen kompetensi Guru PAI yang dilaksanakan secara bertahap di Kota Bima.
Dalam laporannya, Koordinator KKG Kecamatan Rasanae Barat, Ilham, S.Pd., menyampaikan bahwa asesmen tersebut diikuti sebanyak 41 peserta, yang terdiri dari Guru PAI jenjang TK dan SD se-Kecamatan Rasanae Barat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memetakan sekaligus meningkatkan kompetensi Guru PAI, khususnya dalam kemampuan membaca Al-Qur’an.
Ilham berharap seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk melakukan evaluasi terhadap kemampuan masing-masing. Ia juga menekankan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki Guru PAI karena berkaitan langsung dengan proses pembelajaran dan pembinaan keagamaan peserta didik di sekolah.
Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima, Ikbal Tanjung, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan asesmen baca Al-Qur’an bagi Guru PAI. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting untuk mengetahui sekaligus meningkatkan kompetensi guru, terutama karena Guru PAI tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi teladan dalam pembinaan keagamaan peserta didik.“Guru bukan hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi teladan bagi anak-anak. Karena itu, kemampuan dan kompetensi guru PAI harus terus ditingkatkan, sehingga pembinaan keagamaan di sekolah dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peserta didik,” ujar Ikbal.
Sementara itu, Kasi PAKIS Kemenag Kota Bima sekaligus Koordinator Tim Penguji, Drs. H. Furqan Ar Roka, dalam sambutannya menjelaskan bahwa asesmen baca Al-Qur’an merupakan bagian dari program Kementerian Agama Republik Indonesia yang telah dicanangkan sejak tahun 2025. Program tersebut bertujuan untuk memetakan kompetensi Guru PAI sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan profesionalitas guru dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Ia menegaskan, asesmen ini bukan dimaksudkan untuk mencari kekurangan para guru, melainkan sebagai bagian dari proses pemetaan dan evaluasi. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi bahan untuk mengetahui kemampuan Guru PAI, khususnya dalam membaca Al-Qur’an, sehingga ke depan dapat dilakukan pembinaan dan peningkatan kompetensi secara lebih tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, asesmen melibatkan Dewan Penguji yang terdiri dari Ruslan, S.Ag., Drs. Irfan, Suryati, S.Pd.I., Drs. Haris, dan Syuryadin, S.Ag. Dewan penguji melakukan penilaian secara langsung terhadap kemampuan baca Al-Qur’an para peserta dengan mengedepankan penilaian yang objektif dan terukur.
Asesmen ini tidak hanya menjadi kegiatan penilaian, tetapi juga bagian dari upaya Kemenag Kota Bima dalam memperoleh gambaran kompetensi Guru PAI sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan kompetensi guru yang semakin baik, diharapkan pembinaan keagamaan serta kemampuan baca Al-Qur’an peserta didik di sekolah juga semakin meningkat. (Editor: Abdul Syukur, ST)
