Kota Bima, Lensa Pos NTB – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Pengurus DPC PKB Kota Bima, Senin (14/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Kantor DPC PKB Kota Bima, Jalan Gajahmada, Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima, dengan fokus memperkuat pemahaman dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi serta meningkatkan pengawasan partisipatif.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kota Bima Atina, SH, bersama jajaran komisioner dan pegawai Bawaslu Kota Bima. Dari DPC PKB Kota Bima hadir Ketua DPC Aris Dedi Munandar, ST, Ketua Dewan Syuro Anshar M. Saleh, serta seluruh pengurus inti DPC PKB Kota Bima.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog dan penguatan sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan partai politik.Dalam konsolidasi tersebut, Bawaslu mendorong peningkatan kesadaran politik serta keterlibatan partai politik dalam menjaga proses demokrasi yang sehat.
Partai politik dinilai memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi peserta dalam kontestasi politik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menciptakan proses politik yang jujur, adil dan berintegritas.
Penguatan pengawasan partisipatif menjadi salah satu poin penting yang dibahas. Bawaslu mendorong agar pengawasan pemilu tidak hanya dipandang sebagai tugas lembaga pengawas, tetapi menjadi tanggung jawab bersama masyarakat, termasuk partai politik, kader, pemuda, perempuan, mahasiswa, tokoh agama, organisasi masyarakat dan media.
Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat diharapkan semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta ikut mencegah berbagai potensi pelanggaran. Upaya tersebut juga penting dalam menghadapi tantangan demokrasi seperti politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian dan politik identitas yang berpotensi memengaruhi kualitas pilihan masyarakat serta memicu konflik sosial.
Konsolidasi demokrasi antara Bawaslu Kota Bima dan DPC PKB Kota Bima diharapkan tidak berhenti pada forum silaturahmi dan diskusi, tetapi menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat pengawasan partisipatif. Sinergi Bawaslu, partai politik dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan demokrasi yang semakin berkualitas, berintegritas, serta tetap menjunjung tinggi aturan dan nilai-nilai demokrasi di Kota Bima. (Editor: Abdul Syukur, ST)
