BIMA, LENSA POS NTB — Di tengah semarak Car Free Day (CFD) di Jalan Talabiu–Dore, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Minggu (11/10/2026), BAZNAS Kabupaten Bima membawa pesan penting tentang kepedulian dan solidaritas sosial. Momentum keramaian masyarakat dimanfaatkan untuk menggaungkan gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima di tengah aktivitas masyarakat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pentingnya ZIS sebagai instrumen pemberdayaan umat. Di lokasi yang setiap pekan dipadati pengunjung dan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut, sosialisasi ZIS diharapkan mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, mulai dari pedagang hingga pengunjung yang menikmati suasana CFD.
Gerakan ZIS memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Apabila dikelola secara amanah, transparan, dan sesuai ketentuan, dana zakat, infak, dan sedekah dapat mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan literasi ZIS dan kepercayaan publik menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat dana umat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima.
Momentum CFD Talabiu–Dore membuktikan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk menggerakkan aktivitas ekonomi, tetapi juga menyebarkan nilai-nilai kepedulian sosial. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Bima diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu mendorong partisipasi lebih luas dalam gerakan ZIS. Sebab, zakat bukan sekadar tentang memberi, tetapi juga tentang menghadirkan harapan, memperkuat solidaritas, dan membangun kesejahteraan bersama. (Editor: Abdul Syukur, ST)
