BIMA, LENSA POS NTB – Partai politik tidak cukup hanya melahirkan kader yang piawai berpolitik, tetapi juga harus mampu membangun pemikiran, memperkuat ideologi, dan menanamkan keberpihakan terhadap keadilan sosial. Semangat inilah yang ditunjukkan DPC PKB Kabupaten Bima melalui diskusi bedah buku Sosialisme Islam: Pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PKB Kabupaten Bima, Jalan Lintas Talabiu-Dore, tersebut diprakarsai oleh Hj. Mahdalena, SS, MM, selaku Ketua DPC PKB Kabupaten Bima sekaligus Kapoksi Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB. Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni DR. Ruslan, M.Ag., M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Bima dan Dzul Amirulhaq. Sementara Khairul Sani, S.Kom., M.Eng., bertindak sebagai moderator.
Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, Hj. Mahdalena menegaskan bahwa forum intelektual ini merupakan bagian dari upaya membangun kualitas pemikiran dan memperkuat fondasi ideologis kader PKB.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PKB agar seluruh kader membaca dan mendalami pemikiran dua tokoh besar yang memiliki kontribusi penting dalam perkembangan pemikiran Islam dan perjuangan sosial. “Kita dipertemukan dalam forum intelektual untuk membedah pemikiran dua tokoh besar. Ini bukan sekadar membaca buku, tetapi bagaimana kita memahami nilai-nilai perjuangan, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat,” ungkap Hj. Mahdalena.
Ia menjelaskan, perjuangan Islam tidak hanya sebatas hablumminallah, yakni hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga harus diwujudkan melalui hablumminannas, yaitu hubungan antarsesama manusia. Nilai-nilai Islam, menurutnya, harus hadir dalam kehidupan sosial melalui perjuangan membangun kebebasan, melawan ketidakadilan, serta memperjuangkan kehidupan masyarakat yang lebih adil dan bermartabat.
Lebih lanjut, Ketua DPC PKB Kabupaten Bima tersebut berharap kegiatan bedah buku ini mampu melahirkan kader yang tidak hanya sibuk dengan urusan politik dan organisasi, tetapi juga memiliki wawasan ideologi, kapasitas intelektual, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial. Kegiatan ini diikuti pengurus DPC PKB Kabupaten Bima, pengurus DPAC hingga pengurus DPRt.
Melalui tema “Pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati: Dari Tauhid Menuju Keadilan Sosial”, DPC PKB Kabupaten Bima ingin membangun tradisi membaca, berdiskusi, dan bertukar gagasan sebagai bagian dari penguatan kualitas kader. Sebab, kader yang kuat bukan hanya mereka yang mampu berjuang di panggung politik, tetapi juga memiliki pemikiran kritis, wawasan luas, serta keberpihakan nyata terhadap kepentingan rakyat. PKB Kabupaten Bima pun berupaya menjadikan kekuatan intelektual dan ideologi sebagai fondasi perjuangan politik yang berorientasi pada keadilan sosial. (Editor: Abdul Syukur, ST)
