Progres RTLH TMMD ke 127 di Desa Waro Masuk Tahap Plaster dan Lantai

Lensa Pos NTB, Monta Bima – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1608/Bima terus menunjukkan progres menggembirakan.

Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima kini telah memasuki tahap plaster tembok dan pengerjaan lantai.

Pada Jumat (27/2/2026), personel TNI bersama masyarakat terlihat aktif bergotong royong menyelesaikan pekerjaan fisik rumah. Babinsa Desa Waro, Sertu Saturnino Amaral, tampak selalu siaga di lapangan memantau sekaligus ikut bekerja bersama warga guna mempercepat penyelesaian pembangunan.

Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Danramil 1608-07/Monta Mayor Cke Ade bersama Wadanramil Monta yang juga Dan SSK TMMD ke-127, Kapten Cba Iwan Susanto, SH. Keduanya rutin melakukan pengecekan langsung untuk memastikan progres berjalan sesuai target dan kualitas pekerjaan tetap terjaga.

Program RTLH ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan sehat. Kolaborasi antara TNI dan warga menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

Komandan Kodim 1608/Bima selaku Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyampaikan bahwa progres pembangunan RTLH di Desa Waro menunjukkan hasil yang memuaskan.

“Pembangunan RTLH di Desa Waro saat ini telah memasuki tahap plaster tembok dan pengerjaan lantai. Ini menunjukkan kerja sama yang solid antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Kami optimis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Melalui TMMD, kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. RTLH ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat,” tambahnya.

Penulis : Abdul Sukur – Jurnalis

Pos terkait