Kota Bima | Lensa Pos NTB – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses demokrasi dengan menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026 tingkat Kota Bima, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur pengawas pemilu, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga instansi vertikal lainnya.
Dalam forum resmi tersebut, Rutan Kelas IIB Raba diwakili oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Abdul Rahim, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memastikan akurasi data pemilih, khususnya dari kelompok warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Rapat pleno ini membahas hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026, mencakup proses penambahan, perbaikan, hingga penghapusan data pemilih yang kemudian direkapitulasi dan ditetapkan secara terbuka.
Kehadiran Rutan Raba dinilai strategis mengingat lembaga pemasyarakatan merupakan salah satu lokasi khusus dalam penyelenggaraan pemilu. Warga binaan yang memenuhi syarat tetap memiliki hak konstitusional sebagai pemilih, sehingga validitas data menjadi krusial.
Perwakilan Rutan menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu guna memastikan seluruh WBP yang memenuhi syarat dapat terdata dengan baik. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam mendukung pemilu yang inklusif dan berkeadilan, termasuk menjamin hak pilih warga binaan tetap terpenuhi,” ujar perwakilan Rutan dalam forum tersebut.
Selain Rutan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bima, Badan Kesbangpol Kota Bima, Kementerian Agama Kota Bima, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Polres Bima Kota, serta Kodim 1608/Bima.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antar lembaga dalam mendukung kualitas data pemilih yang akurat dan berkelanjutan. Melalui keterlibatan aktif ini, Rutan Kelas IIB Raba menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari sistem demokrasi yang menjunjung tinggi hak-hak warga negara, tanpa terkecuali. (Tim)
