Kemenag Kota Bima Terima Audiensi PGID, Perkuat Sinergi dan Toleransi Antar Umat Beragama

Kota Bima, Lensa Pos NTB – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima menerima audiensi pengurus Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID), Kamis pagi (16/4/2026), dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Rombongan PGID dipimpin langsung oleh Pdt. Dr. Abraham Anselmus Sang, S.Th., M.Th, didampingi Kasi Penyelenggara Kristen Meikel Andrianus Girsang, S.Th serta Penyuluh Agama Kristen Ronaldus Ano, S.Th.

Kepala Kemenag Kota Bima, H. Mansyur, S.Ag, menegaskan pentingnya membangun sinergi dan menjaga keharmonisan antar umat beragama di Kota Bima. “Saya minta PGID merancang program satu tahun ke depan agar kita bisa bersinergi. Kehadiran penyelenggara Kristen di Kota Bima sangat terasa manfaatnya. Kami di Kementerian Agama tidak ada sekat, kita sudah menyatu ibarat keluarga yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap kegiatan keagamaan harus menjadi ruang kebersamaan tanpa sekat antar umat. “Ketika ada kegiatan, PGID harus menjadi bagian. Jangan ada tembok atau jarak di tengah masyarakat. Kita harus menjaga komunikasi yang baik, karena Indonesia bisa hidup harmonis di tengah keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi Kota Bima yang dihuni berbagai pemeluk agama selama ini tetap terjaga harmoninya dan harus terus dipelihara bersama.
“Tidak ada satu pun umat beragama di Kota Bima yang terganggu dalam menjalankan ibadahnya. Ini yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGID Kota Bima, Pdt. Dr. Abraham Anselmus Sang, S.Th., M.Th, menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dari Kemenag Kota Bima. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa sinergitas antara pemerintah dan umat beragama di Kota Bima berjalan dengan baik.

Kami siap mendukung program Kemenag dalam menjaga kerukunan dan memperkuat toleransi,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen PGID untuk terus membangun komunikasi lintas agama serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Simon Petrus Lubis, S.Th turut menyampaikan informasi terkait prestasi pelajar Kota Bima, di mana salah satu siswa SMAN 1 Kota Bima, Marvel, akan mengikuti festival tingkat nasional di Papua pada Juni mendatang. Sementara itu, Pdt. Dimon Sianturi, S.Th menekankan pentingnya saling menghormati antar umat beragama. “Kita semua adalah ciptaan Tuhan, sehingga harus saling menghargai. Di Kota Bima ada gereja yang berdekatan dengan masjid, namun tetap hidup rukun dan menjaga toleransi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Pdt. Richard Defretes, S.Th yang mencontohkan praktik toleransi nyata di tengah masyarakat. “Kami juga terlibat membantu pembangunan masjid bersama umat Muslim, bahkan dalam kegiatan MTQ kami ikut ambil bagian. Ini bukti bahwa toleransi di Kota Bima benar-benar hidup,” katanya. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan umat beragama, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga toleransi, persatuan, dan keharmonisan di Kota Bima. (Tim Lensa Pos NTB)

Pos terkait