Kota Bima, Lensa Pos NTB – Pembukaan Festival Rimpu Mantika 2026 di halaman Museum Asi Mbojo, Jumat malam (24/4/2026), berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni budaya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah penampilan Tari “Tula Bala” (tolak bala) yang dibawakan oleh Sanggar Seni Dara Mantika.
Sanggar Seni Dara Mantika yang berada di bawah asuhan Tri Untari, S.Sn., tampil memukau dengan lima penari muda berbakat, yakni Rysma Adelya Maharani, Fatimah Azzahrah, Siska Purwasih, Geisha Kanza Mahlila, dan Syahrani Rezqi Nashirah.
Dengan balutan busana adat khas Bima yang anggun serta gerakan yang harmonis dan penuh makna, para penari berhasil memikat perhatian tamu undangan maupun masyarakat yang memadati lokasi acara.
Tarian Tula Bala yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai budaya, keanggunan, dan identitas perempuan Bima.Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari penonton yang memberikan tepuk tangan meriah sepanjang pertunjukan.
Koreografi yang rapi dan ekspresi yang kuat dari para penari menunjukkan kualitas pembinaan sanggar yang terus konsisten dalam melestarikan seni budaya daerah.Tari Tula Bala menjadi salah satu rangkaian penting dalam pembukaan Festival Rimpu Mantika 2026 yang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), mempertegas posisi budaya Bima di panggung nasional.
Melalui penampilan ini, Sanggar Seni Dara Mantika tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan mewariskan kekayaan budaya kepada generasi muda, sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi. (Tim Lensa Pos NTB)
