Kota Bima, Lensa Pos NTB — SDN 19 Rabangodu Utara Kota Bima resmi membatalkan rencana pengumpulan dana sebesar Rp100 ribu per siswa untuk kegiatan pelepasan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026.
Keputusan tersebut diambil pihak sekolah setelah muncul masukan dan keberatan dari sejumlah orang tua siswa terkait iuran kegiatan pelepasan yang sebelumnya sempat dibahas dalam rapat persiapan bersama wali murid.
Kepala SDN 19 Kota Bima, Hj. Suryati, S.Pd.SD menegaskan bahwa pihak sekolah tidak ingin memberatkan orang tua murid dan tidak akan memaksakan adanya penarikan biaya dalam bentuk apa pun.“Karena ada beberapa orang tua siswa yang merasa keberatan, maka pengumpulan dana Rp100 ribu per siswa dibatalkan. Pihak sekolah tidak akan memaksakan penarikan biaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan pelepasan siswa kelas VI besar kemungkinan tidak akan dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut lebih difokuskan pada nuansa kebersamaan dan religius, termasuk rencana pelaksanaan Hataman Al-Qur’an bagi siswa.
Keputusan pembatalan iuran tersebut mendapat respons positif dari sejumlah wali murid karena dinilai menunjukkan sikap terbuka dan bijak dari pihak sekolah terhadap kondisi masyarakat.
Sebelumnya, Dinas Dikpora Kota Bima telah mengeluarkan himbauan agar seluruh sekolah TK, SD, dan SMP tidak menggelar wisuda mewah serta tidak menarik biaya dalam bentuk apa pun untuk kegiatan pelepasan siswa. (Tim Lensa Pos NTB)
