Kabupaten Bima, Lensa Pos NTB — Di tengah keterbatasan sarana dan kondisi bangunan sekolah yang masih belum sepenuhnya memadai, SD Inpres Kalodu terus berbenah. Salah satunya melalui penataan dan pembenahan taman sekolah yang dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan kepala sekolah, para guru, serta siswa.
Kepala SD Inpres Kalodu, Ardiansyah, S.Pd., mengatakan bahwa keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk berhenti menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan asri. Menurutnya, pembenahan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.“Meski kondisi bangunan sekolah masih belum memadai, kami tetap berusaha melakukan pembenahan. Yang terpenting adalah kebersamaan. Guru dan siswa kami libatkan untuk bergotong royong menata lingkungan sekolah agar lebih bersih, indah dan nyaman untuk proses belajar,” ujar Ardiansyah.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga diajarkan pentingnya menjaga kebersihan, merawat lingkungan, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap sekolah.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan keluarga besar SD Inpres Kalodu menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus bergerak. Sebab sekolah yang nyaman tidak selalu dimulai dari bangunan yang megah, tetapi dari kepedulian dan kebersamaan orang-orang di dalamnya. (Tim)
