Lensa Pos NTB, Bima – Di era digital dengan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju, masih ada beberapa desa di Kabupaten Bima yang belum bisa menikmati sinyal hp. Desa-desa yang berada pada wilayah terpencil dan terisolir tersebut sangat kesulitan mengakses informasi online karena sulit masuknya jaringan telekomunikasi seluler.
Hal ini dibenarkan oleh PLT Kepala Dinas Kominfostik Kabupaten Bima, Syaifullah, S.Sos., M.M, “Desa-desa terpencil dan terisolir belum bisa menikmati akses informasi online karena sulit masuknya jaringan telekomunikasi seluler”.
Kondisi tersebut menghambat akselesari transformasi digital masyarakat yang merupakan salah satu misi Bupati Bima untuk dicapai selama lima tahun kedepannya. Ketidaktersediaan infrastruktur akses informasi akan berimbas pada tidak meratanya ekosistem digital di Kabupaten Bima, sebagaimana dijelaskan Syaifullah, “ketidaktersedianya infrastruktur akses informasi akan berimbas pada ekosistem digital masyarakat”.
Menghadapi persoalan tersebur, Dinas Kominfostik Kabupaten Bima melakukan beberapa langkah strategis berupa koordinasi teknis dengan pihak terkait. Salah satu upaya yang telah dilakukan yakni melakukan rapat teknis dengan Telkom dan Telkomsel. Sampai saat ini proses koordinasi masih berjalan dan akan ditindaklanjuti dengan rapat teknis lanjutan pada awal april depan. “Sampai saat ini proses koordinasi masih berjalan dan akan ditindaklanjuti dengan rapat teknis lanjutan pada awal april depan”, tambah Syaifullah.
Pada saat yang sama, PLH Kepala Bidang PTIK Dinas Kominfostik Kabupaten Bima, Muhammad Irfan, S.T., M.Eng, menjelaskan secara teknis beberapa kendala yang dihadapi saat koordinasi berlangsung. Salah satu kendalanya yakni jaringan telekomunikasi seluler sangat kesulitan menembus kontur daerah berbukit dengan ketinggian melebihi tinggi tower.
“Salah satu kendalanya yakni jaringan telekomunikasi seluler sangat kesulitan menembus kontur daerah berbukit dengan ketinggian melebihi tinggi tower”, jelas irfan. Solusi terkait persoalan tersebut dan beberapa persoalan teknis lainnya akan dibicarakan dalam rapat teknis awal april 2025. “Solusi teknis akan kita bahas pada pertemuan awal april 2025”, tambah irfan. (TIM)
