Kota Bima, Lensa Pos NTB — Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima melalui Kasdim Mayor Inf Asep Okinawa Muas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bima, termasuk di Kelurahan Tanjung.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kualitas menu makanan yang dinilai kurang enak dan diragukan kelayakannya. Sidak tersebut turut diikuti oleh Pasiter Kapten Inf Seninot Sribakti, Pasi Ops Kapten Inf Heri, serta Danramil 01/Rasanae Kapten Inf Bambang Irawan bersama staf lainnya.
Kehadiran jajaran Kodim ini merupakan bentuk pengawasan langsung untuk memastikan pelayanan dapur MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan.
Selain itu, aspek kebersihan dapur, peralatan masak, serta tata kelola distribusi makanan juga menjadi perhatian utama dalam sidak tersebut.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi. Menu yang disajikan dinilai cukup variatif setiap harinya, dengan komposisi yang memenuhi standar gizi dan cita rasa yang layak dikonsumsi. Kebersihan dapur pun terpantau dalam kondisi baik, tertata rapi, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Kasdim 1608/Bima, Mayor Inf Asep Okinawa Muas, menegaskan bahwa kegiatan sidak ini merupakan langkah preventif sekaligus evaluatif untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan, benar-benar memenuhi standar kualitas dan kebersihan. Ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin para pengelola dapur dalam menjaga mutu makanan, termasuk penggunaan bahan yang segar, pengolahan yang higienis, serta penyajian yang layak. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan bahan makanan dan distribusi juga diharapkan terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, Kasdim mengingatkan agar seluruh petugas dapur selalu menjaga kebersihan lingkungan kerja, termasuk peralatan masak dan area penyimpanan bahan makanan, guna mencegah potensi kontaminasi yang dapat berdampak pada kesehatan penerima manfaat.
Menurutnya, dapur MBG di Kelurahan Tanjung layak dijadikan sebagai dapur percontohan. Selain telah memenuhi standar operasional, dapur tersebut juga dinilai memiliki tingkat kebersihan, kerapian, dan pengelolaan yang baik serta konsisten.
“Kondisi dapur di Tanjung ini sangat baik, bersih, rapi, dan sesuai standar. Ini bisa menjadi contoh bagi dapur MBG lainnya di Kota Bima,” tutup Mayor Asep.Melalui kegiatan sidak ini, diharapkan kualitas layanan dapur MBG di Kota Bima dapat terus terjaga dan meningkat, sehingga mampu mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat serta peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, khususnya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama. (TIM)
