Taliwang KSB, Lensa Pos NTB — Memperkuat sinergi dengan jajaran Kepolisian Resor Sumbawa Barat, DPD LDII Kabupaten Sumbawa Barat melakukan audiensi dengan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., Senin (28/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam berbagai program pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya dalam penguatan wawasan kebangsaan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sumbawa Barat, Ir. H. Bambang Supriadi, didampingi Bagian Hukum dan HAM, Purwanto, S.E., memperkenalkan kepengurusan sekaligus menyampaikan sejumlah program LDII kepada Kapolres Sumbawa Barat yang baru.
Dalam audiensi tersebut, Bambang menjelaskan delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa yang menjadi ruang kontribusi LDII di tengah masyarakat. Kedelapan klaster tersebut meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, kesehatan herbal, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, energi baru terbarukan, serta teknologi digital.
Menurut Bambang, delapan klaster tersebut tidak hanya menjadi program internal organisasi, tetapi juga terbuka untuk dikolaborasikan dengan berbagai pihak sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.“Dari delapan klaster ini tentu ada program yang dapat dikolaborasikan dengan kepolisian, terutama dalam bidang wawasan kebangsaan,” ujar Bambang.
Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas menyambut baik audiensi tersebut. Ia menilai wawasan kebangsaan merupakan bagian penting yang perlu dimiliki setiap warga negara sebagai wujud kesadaran berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam membantu membangun kesadaran masyarakat. LDII dapat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat sekaligus bersama-sama menjaga ketentraman dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
Sinergi tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah Sumbawa Barat, mulai dari Kokar Lian, Kecamatan Poto Tano, hingga Talonang, Kecamatan Sekongkang.
Selanjutnya Rendy menjelaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kesadaran tersebut diharapkan berkembang menjadi kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kepatuhan terhadap norma, sehingga mendukung kamtibmas dan pada akhirnya menciptakan kondusivitas wilayah.
Pembahasan kemudian berkembang pada kontribusi LDII dalam bidang lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah. Bambang menyampaikan bahwa DPD LDII KSB telah menjalankan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masjid (PPSBM) sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam membantu pemerintah daerah mengurangi timbulan sampah yang berakhir di TPA.
Melalui PPSBM, masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang masih memiliki nilai guna diarahkan untuk didaur ulang atau disalurkan melalui bank sampah, sementara sampah organik dapat diolah dan residu yang tersisa dikelola sesuai sistem persampahan daerah.“PPSBM merupakan salah satu bentuk kontribusi LDII dalam membantu pemerintah daerah. Semakin banyak sampah yang dapat dikelola dari sumbernya, semakin kecil beban yang masuk ke TPA,” jelas Bambang.
Kapolres kemudian memberikan ruang untuk komunikasi dan koordinasi lebih lanjut melalui Kasat Binmas Polres Sumbawa Barat, AKP Anang Ma’ruf, yang turut hadir dalam audiensi. Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk membahas secara lebih teknis program-program yang berpotensi dikolaborasikan antara LDII dan Polres Sumbawa Barat.
Audiensi ditutup dengan foto bersama dan penyerahan Majalah Nuansa Persada kepada Kapolres Sumbawa Barat. Majalah tersebut merupakan media informasi dan komunikasi LDII yang memuat berbagai aktivitas, program, serta kontribusi LDII di berbagai daerah hingga pelosok tanah air.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya LDII KSB untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, sehingga program pengabdian LDII dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat. (Tim)








