Kota Bima, Lensa Pos NTB – Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pendidikan bukan hanya tentang mencerdaskan pikiran, tetapi juga tentang menyentuh hati dan membentuk akhlak. Semangat inilah yang tercermin dalam kegiatan Iman dan Taqwa (IMTAQ) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Bima, sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik sejak usia dini.
Kegiatan IMTAQ menjadi pengingat bahwa generasi hebat tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan fondasi iman, ketakwaan, dan akhlak mulia. Melalui pembiasaan kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah, para siswa diharapkan semakin mengenal nilai-nilai Islam, mencintai ajaran agama, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.
Kepala MIN Kota Bima, Saifuddin, S.Pd.I.,M.Pd., menjadi sosok penting dalam upaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memperhatikan pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Pendidikan yang baik bukan semata-mata melahirkan anak-anak yang cerdas, melainkan juga generasi yang santun dalam bertutur, hormat kepada orang tua dan guru, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, IMTAQ mengandung pesan mendalam bahwa menanamkan kebaikan sejak kecil merupakan investasi berharga bagi masa depan. Setiap nilai agama yang dikenalkan, setiap nasihat yang disampaikan, dan setiap kebiasaan baik yang ditanamkan diharapkan tumbuh menjadi bekal kehidupan bagi para siswa.
Sebab, keberhasilan pendidikan sejatinya tidak hanya terlihat dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari akhlak yang terpancar dalam perilaku sehari-hari.Melalui semangat IMTAQ, MIN Kota Bima diharapkan terus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berilmu, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Membangun generasi Islami bukan pekerjaan sehari semalam, melainkan ikhtiar panjang yang dimulai dari hati, diperkuat dengan keteladanan, dan diwujudkan melalui pendidikan.
Dari madrasah inilah harapan itu terus dirawat, agar kelak lahir generasi yang membanggakan orang tua, membawa manfaat bagi masyarakat, serta menjadi penerus bangsa yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama. (Editor : Abdul Syukur, ST)








