Hj. Mahdalena Dorong Transformasi Pembelajaran di STIQ Bima melalui Kurikulum Berbasis OBE, Hadirkan Nara Sumber DR. Ilham

BIMA, LENSA POS NTB — Penguatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam membutuhkan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga pada capaian kompetensi dan kualitas lulusan. Hal tersebut menjadi fokus kegiatan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Bima, Pondok Pesantren Al-Husainy.

Kegiatan bertema Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ini menghadirkan Hj. Mahdalena, S.S., M.M., Kapoksi VIII Anggota DPR RI Fraksi PKB, Rektor UIN Mataram diwakili DR. Erwin Fadli, MH, Ketua Yayasan Ponpes Al Husainy Hj. Fadlun, Ketua STIQ Bima DR. H. Muhammad Hisyam, serta Dr. Ilham, M.Pd.I., sebagai narasumber. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kapoksi VIII dengan Kementerian Agama. Khusus di Nusa Tenggara Barat (NTB), pelaksanaannya bekerja sama dengan UIN Mataram.

Materi yang disampaikan Dr. Ilham, M.Pd.I., membahas implementasi kurikulum berbasis OBE, yakni pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada hasil atau capaian pembelajaran (learning outcomes). Dalam penerapannya, perguruan tinggi perlu menyelaraskan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, metode pengajaran, serta sistem evaluasi agar kompetensi mahasiswa dapat diukur secara terarah dan sistematis.

Melalui kolaborasi Kapoksi VIII, Kementerian Agama, dan UIN Mataram, kegiatan di STIQ Bima, Pondok Pesantren Al-Husainy, ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan perguruan tinggi keagamaan Islam dalam mengembangkan kurikulum OBE secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih berkualitas serta melahirkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Editor: Abdul Syukur, ST)

banner 400x130

Pos terkait

banner 468x60