Lensa Pos NTB, Bima — Antusias masyarakat untuk berkunjung ke Museum Asi Mbojo, bekas Istana Kesultanan Bima, terbilang cukup baik. Setiap harinya, museum yang menjadi ikon sejarah dan budaya Bima ini dikunjungi sekitar 30 orang perhari, didominasi oleh pelajar dan mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Kesultanan Bima.

Petugas museum dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Ibu Kiky Apriyana, SE, yang bertugas pada Selasa (4/11/2025), menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung.
“Kami berharap setiap hari museum ini ramai dikunjungi masyarakat. Selain menjaga warisan sejarah, kami juga ingin agar museum ini semakin dikenal luas oleh generasi muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, daya tarik utama Museum Asi Mbojo terletak pada koleksi bersejarah Kesultanan Bima, seperti mahkota Sultan, keris, pakaian kebesaran, dan berbagai peninggalan kerajaan lainnya.
Menariknya, museum ini tidak hanya dikunjungi masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara yang ingin melihat langsung jejak sejarah Kesultanan Bima dan kebudayaan Mbojo yang khas.
Dengan pelayanan pegawai yang ramah serta kebersihan dan penataan koleksi yang terjaga, Museum Asi Mbojo terus menjadi salah satu destinasi edukasi budaya favorit di Kota Bima. (LP.NTB/01)






