Lensa Pos NTB, Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, kondisi cuaca ekstrem diprediksi terjadi selama sepekan ke depan, terhitung mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
BMKG menyebutkan, secara umum wilayah NTB akan didominasi cuaca berawan hingga hujan lebat. Hujan yang turun berpotensi disertai kilat atau petir, serta angin kencang dengan kecepatan mencapai 45 km/jam pada awal periode, dan sekitar 35 km/jam menjelang akhir pekan.
Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi hampir seluruh kabupaten/kota di NTB, antara lain Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, hingga Kota Bima.
Menindaklanjuti potensi cuaca ekstrem tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah mitigasi guna mengurangi risiko dampak bencana hidrometeorologi.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain memastikan kondisi atap rumah dalam keadaan aman, memangkas ranting pohon yang rawan tumbang, serta membersihkan saluran air agar tidak tersumbat dan memicu genangan atau banjir. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari aktivitas di tempat terbuka saat terjadi hujan disertai petir.
Bagi pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan jas hujan dan berhenti di tempat yang aman apabila jarak pandang terganggu akibat hujan deras. Selain itu, masyarakat diminta tetap menjaga kondisi kesehatan, mengingat suhu udara diperkirakan berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius.
BMKG mengajak masyarakat NTB untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyebarluaskan peringatan ini kepada keluarga serta lingkungan sekitar sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama.
Sumber:
BMKG Stasiun Meteorologi ZAM
Prakirawan: Rafa Zafirah Istiqomah
Update: 22 Januari 2026







