Lensa Pos NTB, Monta Bima – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh Danramil 1608-07/Monta, Mayor Cke Ade, didampingi Wadanramil Kapten Cba Iwan Susanto, SH. Turut hadir Dan SSK TMMD Letda Inf Abdul Marzul Fajrianto bersama personel gabungan Koramil 1608-07/Monta dan Brigif TP 31, Kepala Desa Waro M. Ali, SH., MM, Babinsa Desa Waro Saturnino Amaral, serta masyarakat setempat.
Pembangunan RTLH berlokasi di RT 006 RW 003 Dusun Timur Desa Waro dengan ukuran bangunan 4 x 6 meter. Pada hari pertama pelaksanaan, progres pekerjaan menunjukkan hasil signifikan. Penggalian pondasi dan pemasangan batu pondasi telah rampung 100 persen. Sementara itu, pemasangan bata merah, kosen pintu, dan tiang empat sudut dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Dandim 1608/ Bima melalui Danramil 1608-07/Monta Mayor Cke Ade menyampaikan bahwa pembangunan RTLH ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. “TMMD bukan hanya membangun infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Kehadiran TNI di sini untuk memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya di sela kegiatan.
Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga Desa Waro. Kebersamaan ini menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.
Kegiatan pembangunan hari pertama berakhir pada pukul 17.00 Wita dalam keadaan aman dan lancar. Pekerjaan akan terus dilanjutkan hingga rumah tersebut selesai dan siap dihuni.
Melalui program TMMD ke-127, Kodim 1608/Bima menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Bima, sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan rakyat. (TIM)






