Lensa Pos NTB, Monta Bima – Semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali terlihat nyata dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1608/Bima. Kali ini, Satgas TMMD bersama warga Dusun 1 Desa Tolotangga bergotong royong merehabilitasi Mushollah Al Ikhlas, sebagai bagian dari sasaran fisik program TMMD tahun 2026.
Rabu (10/2/2026) pagi, personel Satgas TMMD bahu-membahu dengan masyarakat mengerjakan pembuatan rangka plafon dan kuda-kuda mushollah. Proses pemasangan rangka plafon kini memasuki tahap lanjutan dan berjalan lancar, menunjukkan kolaborasi solid antara aparat TNI dan warga setempat.
Rehabilitasi mushollah ini menjadi salah satu prioritas karena fasilitas ibadah tersebut selama ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Kondisi bangunan yang membutuhkan perbaikan mendorong TNI melalui program TMMD untuk turun langsung membantu, memastikan warga memiliki tempat ibadah yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Komandan Kodim 1608/Bima selaku Dansatgas TMMD ke 127 Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom, M.Sc menegaskan bahwa pembangunan fasilitas ibadah bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“TMMD bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mushollah ini adalah pusat aktivitas spiritual warga, sehingga sudah selayaknya mendapat perhatian,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat pun terlihat dari partisipasi aktif warga yang secara sukarela turut membantu pekerjaan di lapangan. Gotong royong yang terbangun menjadi simbol kuat bahwa TMMD bukan hanya program pembangunan, tetapi juga ruang mempererat tali persaudaraan dan solidaritas sosial.
Program TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima tahun 2026 diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Dengan fasilitas yang semakin baik, Desa Tolotangga diharapkan terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan harmonis.
Melalui TMMD, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, bergandengan tangan membangun negeri dari desa, memperkuat fondasi persatuan demi Indonesia yang lebih kokoh. (LP.NTB/TIM)






