Dandim 1608/Bima Paparkan Capaian Progres TMMD ke-127 di Hadapan Tim Wasev Mabesad

Lensa Pos NTB, Bima – Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Samuel Asdianto Limbongan selaku Dansatgas TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 memaparkan capaian progres pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di hadapan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sondo dan berlangsung khidmat serta penuh antusiasme. Turut hadir Ketua Tim Wasev Mabesad, Sambas bersama anggota tim Andi Lulianto. Hadir pula jajaran perwira Kodim 1608/Bima, Camat Monta, para kepala desa di wilayah sasaran TMMD, serta warga masyarakat setempat.

Progres Sasaran Fisik
Dalam paparannya, Dansatgas menjelaskan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur yang tersebar di lima desa se-Kecamatan Monta, di antaranya: Pembangunan Jalan Usaha Tani sepanjang 700 meter dengan lebar 4 meter, serta pemasangan dua titik gorong-gorong berukuran 50 x 50 cm dengan panjang 4 meter.

Peningkatan Jalan Menuju SMK Kelautan sepanjang 111 meter dengan lebar 4 meter, pemasangan talud sepanjang 111 meter dengan tinggi 2 meter, serta pembangunan satu unit jembatan dengan lebar 4 meter, panjang 7 meter, dan tinggi 2,5 meter.

Pembangunan satu unit jembatan penghubung antara Dusun Atas Desa Tolouwi dan Dusun Atas Desa Nontotera dengan panjang 6 meter, lebar 4,5 meter, dan tinggi 3 meter, termasuk pemasangan talud kiri dan kanan sepanjang 72 meter dengan tinggi 1,80 meter.

Dandim menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan wujud nyata aspirasi masyarakat, khususnya dalam membuka akses jalan tani guna meningkatkan perekonomian dan mempermudah pengangkutan hasil pertanian.

“Dengan adanya pembukaan jalan menuju SMK Kelautan, akses keluar masuk siswa menjadi lebih aman dan layak. Selama ini para siswa harus melintasi area perumahan warga. Begitu pula pembangunan jembatan menuju area pertanian yang sangat membantu mobilitas hasil panen masyarakat,” ungkapnya.

Sasaran Nonfisik
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-127 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, antara lain: Penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara, Penyuluhan bahaya terorisme dan radikalisme, Penyuluhan hukum dan kamtibmas, Pelayanan KB dan penanganan anak stunting, penyuluhan penanggulangan bencana alam, Penyuluhan kehutanan, Penyuluhan bahaya narkoba, Penanaman pohon dan penghijauan.

Program nonfisik ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, kesehatan, serta memperkuat rasa kebangsaan masyarakat. Di samping itu, kegiatan tersebut juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Output dan Manfaat
Dari sisi fisik, TMMD ke-127 diharapkan mampu menghadirkan sarana transportasi yang memadai, meningkatkan aksesibilitas dan produktivitas pertanian, serta menekan biaya distribusi hasil panen sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan perekonomian desa.

Sementara dari sisi nonfisik, program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hukum, mencegah penyalahgunaan narkoba, radikalisme dan terorisme, meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, serta memperkuat semangat nasionalisme.

Kekuatan Personel Satgas
Satgas TMMD ke-127 TA 2026 melibatkan satu SSK dengan total 150 personel, terdiri dari 20 personel Dansatgas dan staf, 15 personel tim asistensi/penyuluh, serta 115 personel pasukan SSK gabungan.

Komposisi pasukan gabungan meliputi 62 personel Kodim 1608/Bima, 36 personel Satpur/Banpur, 2 personel TNI AL, 2 personel TNI AU, 3 personel Polres Bima Kabupaten, dan 10 personel Zeni. Selain itu, kegiatan ini juga didukung 30 hingga 50 tenaga pendukung per hari dari unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelajar, PNS, dan Polri.

Melalui program TMMD ke-127 ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin kuat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

(Penulis : Abdul Sukur, ST – Jurnalis/ Pemred Media Lensa Pos NTB)

Pos terkait

banner 468x60