Lensa Pos NTB, Kota Bima – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Nusa Tenggara Barat. SMAN 4 Kota Bima resmi masuk dalam daftar Sasaran Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Penetapan tersebut tertuang dalam surat bernomor 0613/B/C/DM.00.02/2026 tertanggal 29 Januari 2026 tentang Penyampaian Data Sasaran Sekolah Model Implementasi PM dan KKA, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi serta Kabupaten/Kota.
Dalam dokumen resmi itu, SMAN 4 Kota Bima tercatat sebagai salah satu sekolah jenjang SMA di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memenuhi kriteria ketat sebagai calon Sekolah Model.
Penunjukan ini bukan tanpa proses. Kemendikdasmen sebelumnya melakukan identifikasi satuan pendidikan yang memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:
Pernah mengikuti pelatihan PM dan KKA
Memiliki akreditasi minimal B Skor Rapor Pendidikan minimal kategori hijau/baik (untuk SMA) Capaian literasi dan numerasi minimal kategori kuning/sedang Menerapkan mata pelajaran KKA sebagai mapel pilihan.
Dari sekian banyak SMA di NTB, hanya beberapa sekolah yang masuk dalam daftar tersebut, dan SMAN 4 Kota Bima menjadi salah satu yang dipercaya mewakili Kota Bima pada level nasional.
Masuknya SMAN 4 Kota Bima dalam daftar resmi Kemendikdasmen menegaskan bahwa sekolah ini tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga siap bertransformasi menuju pembelajaran berbasis teknologi dan kecerdasan artifisial.
Status sebagai Sekolah Model PM dan KKA berarti SMAN 4 Kota Bima akan menjadi rujukan implementasi pembelajaran mendalam dan penguatan kompetensi koding serta AI di daerah.
Sekolah ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dengan pengakuan tersebut, SMAN 4 Kota Bima menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di NTB yang siap memimpin perubahan pendidikan di era digital.
Ke depan, dukungan pemerintah daerah serta kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur akan menjadi kunci agar amanah sebagai Sekolah Model benar-benar berdampak luas bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bima dan sekitarnya.
Kepala SMAN 4 Kota Bima, Imran, S.Pd, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh warga sekolah. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja kolektif guru, tenaga kependidikan, siswa, dan dukungan orang tua. Kami tidak bekerja secara instan, tetapi melalui proses panjang peningkatan mutu, penguatan literasi, dan pengembangan kompetensi guru,” ujarnya. (TIM)






