Lensa Pos NTB, Monta Bima – Kepala Staf Kodam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1608/Bima. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Rabu (11/3/2026).
Dalam upacara tersebut, Komandan Upacara dipimpin oleh Rusdi Mail, yang menjabat sebagai Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1608/Bima sekaligus Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) TMMD ke-127.
Pada kesempatan itu, Kasdam IX/Udayana membacakan amanat Pangdam IX/Udayana yang menegaskan bahwa program TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, Program TMMD sendiri difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta kegiatan pemberdayaan masyarakat desa. Melalui program tersebut, berbagai sasaran fisik maupun nonfisik dilaksanakan secara terpadu guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, penutupan TMMD ke-127 secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi yang disambut tepuk tangan para peserta upacara dan masyarakat yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 162/ WB Brigjen TNI Moch Sjasul Arief,, Ady Mahyudi, S.E., selaku Bupati Bima, dr. H. Irfan, selaku Wakil Bupati Bima.
Selain itu hadir pula Heru Kamarullah, S.H., M.H., selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Raba Bima. Dari unsur kepolisian hadir AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., selaku Kapolres Bima Kota, serta AKBP M Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., selaku Kapolres Bima Kabupaten.
Sementara dari jajaran TNI hadir pula Samuel Asdianto Limbongan, Letkol Arh., S.Kom., M.Sc., selaku Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima sekaligus Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127.
Dengan ditutupnya program TMMD ke-127 ini, diharapkan seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan serta dipelihara oleh masyarakat. Program ini juga diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Bima. (LP.NTB/01)






