IMM Bima Gelar Pesantren Kilat dalam Program Mubaligh Hijrah di Desa Bumi Pajo

Lensa Pos NTB, Bima – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bima menggelar kegiatan pesantren kilat dalam rangka program Mubaligh Hijrah di Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mubaligh Hijrah: Dakwah Menyentuh, Umat Bertumbuh.”

Pesantren kilat ini diinisiasi oleh sejumlah Pimpinan Komisariat IMM dari berbagai kampus, yakni Komisariat Iustitia Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Bima, Komisariat Ar-Razi Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bima, Komisariat Muhammad Abduh Kampus STIT Sunan Giri, Komisariat Ibnu Sina, serta Komisariat Ibnu Khaldun Universitas Sumbawa (UNSWA).

Sebelumnya, pada Jumat (13/3/2026), Pimpinan Cabang (PC) IMM Bima secara resmi melepas para komisariat untuk melaksanakan kegiatan Mubaligh Hijrah di sejumlah wilayah di Kabupaten Bima. Pelepasan tersebut dipusatkan di tiga titik, yakni Desa Kalajena Kecamatan Wera, Desa Laju Kecamatan Langgudu, dan Desa Bumi Pajo Kecamatan Donggo.

Program Mubaligh Hijrah sendiri merupakan agenda dakwah rutin IMM yang telah menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Bima. Dari total 18 kecamatan dan 191 desa di daerah tersebut, sebagian besar di antaranya pernah menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan serupa oleh IMM.

Ketua Umum Komisariat IMM Iustitia Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bima, Abdul Karim Amarullah, mengatakan kegiatan pesantren kilat menjadi bagian penting dalam proses pembinaan generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan edukatif. “Pesantren kilat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus pengembangan kemampuan peserta. Lomba tersebut meliputi lomba ceramah untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), lomba hafalan ayat-ayat pendek Al-Qur’an untuk siswa Sekolah Dasar (SD), serta lomba adzan untuk siswa SD.

Tercatat sekitar 50 peserta anak-anak mengikuti kegiatan tersebut yang terbagi dalam beberapa kategori lomba. Abdul Karim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bumi Pajo, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan pesantren kilat dapat terlaksana dengan baik.

Kepala Desa Bumi Pajo, Syarifudin, menyambut positif kegiatan yang digagas mahasiswa IMM tersebut. Ia mengaku senang karena desanya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program Mubaligh Hijrah. “Baru kali ini Desa Bumi Pajo menjadi lokasi kegiatan Mubaligh Hijrah oleh mahasiswa IMM. Masyarakat sangat senang dengan kehadiran adik-adik mahasiswa,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun, terutama pada bulan Ramadan. Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Karang Taruna Desa Bumi Pajo, Amirullah, S.H. Ia menilai kegiatan Mubaligh Hijrah yang disertai pesantren kilat tersebut mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.

Selain pesantren kilat dan perlombaan, para mahasiswa IMM juga mengisi berbagai kegiatan dakwah lainnya selama program berlangsung, seperti ceramah dan kultum yang dilaksanakan setelah salat Isya sebelum tarawih serta setelah salat Subuh.

Melalui kegiatan ini, IMM Bima berharap dakwah yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan keagamaan serta penguatan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan di tengah masyarakat. (TIM)

Pos terkait

banner 468x60