Moderasi Beragama di Kota Bima Diperkuat, Kemenag Tekankan Nilai “Cinta” ke Umat

Kota Bima, Lensa Pos NTB – Upaya memperkuat moderasi beragama di Kota Bima terus dilakukan oleh Kementerian Agama melalui berbagai langkah konkret. Salah satunya dengan menanamkan nilai “cinta” sebagai fondasi kehidupan beragama.

Kasi Penyelenggara Kristen Kemenag Kota Bima, Meikel Andrianus Girsang, S.Th, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan penyuluh agama untuk memberikan pembinaan langsung kepada umat. “Kami menekankan kepada penyuluh agar menyampaikan nilai cinta kepada umat, bagaimana kita harus saling mengasihi dan menghargai sesama.

Ini bagian dari program Kementerian Agama yang kami jalankan di daerah,” ujarnya. Selain itu, peran tokoh agama juga dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, pesan yang disampaikan oleh tokoh agama lebih mudah diterima oleh masyarakat. “Kami selalu berkoordinasi dengan para tokoh agama agar menyampaikan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan cinta kepada umat. Dengan begitu, potensi konflik bisa diminimalisir,” jelasnya.

Dalam momentum Paskah, Meikel juga menegaskan bahwa makna utama yang dapat dipetik adalah tentang pengorbanan dan kasih. “Paskah mengajarkan kita tentang kasih dan cinta kepada umat manusia. Nilai ini yang harus kita sebarkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kota Bima untuk menjadikan toleransi sebagai praktik nyata, bukan sekadar wacana.“Perbedaan keyakinan itu hal yang wajar. Yang terpenting adalah saling menghargai. Kita ini satu saudara, satu tujuan, yaitu membangun Kota Bima yang lebih baik,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung program pembangunan daerah, termasuk Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang digagas Bapak Wali Kota Bima. (LP.NTB-01)

Pos terkait

banner 468x60