Bogor, Lensa Pos NTB — Pergantian kepemimpinan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul Bogor. Indra Sukma resmi menjabat sebagai Kepala Lapas menggantikan Iswandi dalam prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan lepas sambut yang digelar di Museum Penanggulangan Terorisme Adhi Pradana, Kompleks Indonesia Peace and Security Centre, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Bangbang Surono, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Direktur Deradikalisasi BNPT, Kepala Biro Umum BNPT, serta sejumlah pejabat struktural lainnya.
Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Kepala Rumah Tangga BNPT, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan se-Bogor Raya, Kepala Subdirektorat Bina Dalam Lapas Khusus Teroris BNPT, Kepala Subdirektorat Bina Dalam Lapas BNPT, Kepala Subdirektorat Bina Masyarakat BNPT, hingga pimpinan BRI Cabang Dewi Sartika Bogor.
Dalam prosesi tersebut, Iswandi secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Indra Sukma. Selain itu, turut dilakukan rotasi pejabat eselon IV di lingkungan lapas, meliputi Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, serta Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja.
Karier Indra Sukma terbilang melejit di lingkungan pemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Raba Bima, kemudian dipercaya memimpin Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tomohon. Kini, ia kembali mendapat promosi strategis sebagai Kepala Lapas Khusus Kelas IIB Sentul, yang memiliki tantangan khusus dalam pembinaan narapidana kasus terorisme.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Kusnali, dalam sambutannya menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi guna meningkatkan kinerja serta penyegaran di lingkungan pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. “Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan.
Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program yang telah berjalan,” ujarnya.Kusnali juga memberikan apresiasi kepada Iswandi atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Lapas Khusus Sentul. Ia menyebut, kontribusi yang telah diberikan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program pembinaan di lapas tersebut. Diketahui, Iswandi selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Blitar.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, kehadiran Indra Sukma diharapkan mampu membawa energi baru serta memperkuat peran Lapas Khusus Kelas IIB Sentul sebagai garda terdepan dalam pembinaan narapidana kasus terorisme yang humanis, terukur, dan berkelanjutan. (Tim Lensa Pos NTB)






