Bima, Lensa Pos NTB – Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB menggelar Patroli Strong Point Rinjani Presisi skala besar sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. Kegiatan yang melibatkan sebanyak 86 personel tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam (20/6/2026) dan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan.
Patroli diawali dengan apel persiapan dan pengecekan personel yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bima Kabupaten, Kompol Iwan Sugianto, SH, di Lapangan Apel Mapolres Bima sekitar pukul 20.00 WITA. Seluruh personel yang terlibat diberikan arahan terkait sasaran patroli serta langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari asistensi pimpinan Polri pasca pelaksanaan Commander Wish, yang menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta menekan potensi gangguan keamanan. Patroli dilakukan secara intensif di sejumlah lokasi keramaian, tempat berkumpulnya anak muda pada malam akhir pekan, serta titik-titik yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran hukum maupun gangguan ketertiban masyarakat.
Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa patroli skala besar tersebut tidak hanya berfokus pada pengawasan situasi wilayah, tetapi juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Selain menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat yang sedang beraktivitas maupun berkumpul di sejumlah lokasi, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan serta kegiatan sweeping terhadap pengendara yang dicurigai melakukan pelanggaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban lainnya.
Dari hasil patroli dan sweeping yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan tiga bilah senjata tajam jenis parang serta tiga unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi nomor polisi. Temuan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menciptakan situasi yang lebih tertib dan aman bagi masyarakat.
Polres Bima Kabupaten menegaskan bahwa kegiatan Patroli Strong Point Rinjani Presisi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas sekaligus meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (Tim)






