Jakarta, Lensa Pos NTB – Media Independen Online (MIO) Indonesia bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) UMJ akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XX pada tanggal 25–26 Juli 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik dan memperkuat profesionalisme insan pers di Indonesia.
UKW Angkatan XX tersebut terbuka bagi wartawan, jurnalis, reporter, content creator, serta mahasiswa yang ingin meningkatkan kompetensi dan mendapatkan pengakuan profesi sesuai standar yang ditetapkan Dewan Pers. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik di era digital yang semakin berkembang pesat.
Sebagai lembaga yang telah dipercaya menyelenggarakan sertifikasi kompetensi wartawan, LUKW UMJ bersama MIO Indonesia berupaya menciptakan insan pers yang memiliki kemampuan jurnalistik yang mumpuni, memahami kode etik jurnalistik, serta mampu menghasilkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan bertanggung jawab.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti proses pengujian sesuai jenjang kompetensi yang terdiri dari Wartawan Muda, Wartawan Madya, dan Wartawan Utama. Setiap peserta akan dinilai berdasarkan kemampuan menjalankan tugas jurnalistik, pemahaman terhadap kode etik, kemampuan menulis berita, melakukan wawancara, hingga penguasaan prinsip-prinsip dasar profesi kewartawanan.
Selain meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan, UKW juga bertujuan untuk menjamin kualitas serta kredibilitas produk jurnalistik yang dihasilkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi jurnalis yang profesional, independen, dan berintegritas dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Ketua Umum MIO Indonesia Ays Prayogi menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas wartawan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar di tengah derasnya arus informasi saat ini. Wartawan dituntut tidak hanya mampu menyajikan berita dengan cepat, tetapi juga harus mengedepankan akurasi, verifikasi, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Sementara itu, pihak Universitas Muhammadiyah Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kompetensi insan pers nasional melalui penyelenggaraan UKW yang berkualitas. Dengan terselenggaranya UKW Angkatan XX ini, diharapkan lahir semakin banyak jurnalis profesional yang mampu menjaga marwah pers Indonesia serta berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang sehat melalui karya jurnalistik yang berkualitas, terpercaya, dan beretika. (Red/Lensa Pos NTB)






