SMP Negeri 7 Kota Bima Siap Revitalisasi Tujuh Ruang Belajar, Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan

Kota Bima, Lensa Pos NTB – SMP Negeri 7 Kota Bima terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar sosialisasi Program Revitalisasi Sekolah kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai langkah awal pelaksanaan program yang akan segera dimulai.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tahapan pelaksanaan revitalisasi sekaligus membangun komitmen bersama agar program dapat berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala SMP Negeri 7 Kota Bima, Mahfud, S.S., menjelaskan bahwa sekolahnya menjadi salah satu penerima Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan program, dirinya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemendikdasmen di Mataram.

“Program ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas fasilitas belajar. Kami berharap seluruh warga sekolah dapat mendukung pelaksanaannya sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik,” ujar Mahfud.

Melalui program tersebut, SMP Negeri 7 Kota Bima memperoleh bantuan anggaran untuk merevitalisasi tujuh ruang belajar (rombongan belajar/rombel). Revitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan ruang kelas yang lebih aman, nyaman, representatif, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Mahfud menambahkan, peningkatan sarana dan prasarana sekolah tidak akan berhenti pada program ini saja. Pihak sekolah akan terus memperbarui data fasilitas melalui aplikasi Dapodik sebagai dasar pengusulan berbagai program pembangunan pada tahun-tahun mendatang. “Kami akan terus melakukan pembaruan data sarana dan prasarana sekolah agar kebutuhan riil di lapangan dapat terakomodasi dalam program-program pemerintah berikutnya,” jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai aturan, sekolah juga telah membentuk kepanitiaan yang melibatkan unsur guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta masyarakat sekitar. Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan proses pembangunan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan dimulainya Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026, SMP Negeri 7 Kota Bima optimistis mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih representatif serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan berkualitas. (Editor : Abdul Syukur, ST – Tim Lensa Pos NTB)

Pos terkait

banner 468x60