Dandim 1608/Bima Pimpin Upacara di SMAN 2, Siswa Diingatkan Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Kota Bima, Lensa Pos NTB – Pesan tegas disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc. kepada sekitar 300 siswa SMAN 2 Kota Bima. Saat memimpin upacara bendera, Senin (10/8/2026), Dandim menekankan pentingnya disiplin, karakter, nasionalisme, sekaligus mengingatkan generasi muda agar tidak terjerumus narkoba, tawuran, pergaulan bebas maupun penyalahgunaan media sosial.

Upacara yang berlangsung di lapangan SMAN 2 Kota Bima, Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda, tersebut diikuti para guru dan siswa. Hadir pula Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf. Bambang Irawan, Danunit Inteldim 1608/Bima Letda Inf. Tasrif, sejumlah anggota Kodim 1608/Bima yang merupakan alumni SMAN 2 Kota Bima, serta jajaran guru.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Dandim menegaskan bahwa para siswa merupakan calon pemimpin bangsa. Karena itu, masa sekolah tidak boleh hanya dihabiskan untuk mengejar nilai akademik, tetapi harus menjadi ruang untuk membangun karakter dan kedisiplinan.“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, patuhi tata tertib sekolah, hormati guru dan orang tua, serta bangun karakter yang baik.”Menurutnya, kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi masa depan. Generasi muda juga harus memiliki tanggung jawab, kejujuran, keberanian, kedisiplinan dan rasa cinta tanah air.

Dandim juga menyoroti tantangan generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan media sosial. Ia meminta siswa tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.Media sosial, kata dia, harus digunakan secara bijak dan tidak menjadi sarana untuk menyebarkan kebencian, fitnah maupun informasi yang dapat memicu perpecahan.

Tak kalah penting, Dandim memberikan peringatan keras terkait ancaman kenakalan remaja.Ia meminta seluruh siswa menjauhi narkoba, minuman keras, tawuran, pergaulan bebas dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghancurkan masa depan.“Jangan sampai masa depan kalian hancur karena salah memilih pergaulan. Bangunlah pergaulan yang positif. Saling menghormati, saling membantu dan saling mengingatkan dalam kebaikan,” pesannya.

Dandim juga mengajak para pelajar menjadi generasi yang mampu memberikan kebanggaan bagi sekolah, keluarga, masyarakat dan bangsa.Ia menegaskan, upacara bendera bukan sekadar rutinitas setiap Senin. Di balik pengibaran Merah Putih terdapat pesan tentang nasionalisme, penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta tanggung jawab setiap warga negara dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Di hadapan para guru, Dandim turut memberikan apresiasi atas dedikasi tenaga pendidik dalam membentuk generasi muda. Menurutnya, pembinaan pelajar tidak dapat dilakukan oleh sekolah seorang diri.Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat dan TNI-Polri menjadi penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif.Upacara dimulai pukul 07.10 Wita dan berakhir sekitar pukul 08.15 Wita. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama Dandim, guru dan siswa SMAN 2 Kota Bima.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. (Editor: Abdul Syukur, ST)

Pos terkait

banner 468x60