Bima, Lensa Pos NTB — Komitmen mendorong transportasi ramah lingkungan terus diperkuat di Bima. PLN UP3 Bima bersama Kodim 1608/Bima membangun sinergi untuk memperluas pemanfaatan kendaraan listrik sekaligus menghadirkan akses infrastruktur pengisian daya yang semakin dekat dengan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui tersedianya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kodim 1608/Bima dan sejumlah Koramil. Fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi personel TNI AD, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum yang menggunakan kendaraan listrik.
Kehadiran SPKLU di lingkungan satuan TNI menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat Bima. Dengan semakin mudahnya akses pengisian daya, masyarakat diharapkan tidak lagi memandang kendaraan listrik sebagai teknologi yang sulit digunakan karena keterbatasan fasilitas pendukung.
Manager PLN UP3 Bima, Heri Dwi Sulistyo, mengatakan kolaborasi dengan Kodim 1608/Bima merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Bima.Menurutnya, penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat beralih menuju moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Dandim 1608/Bima Letkol ARH Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menyatakan dukungannya terhadap pengembangan kendaraan listrik. Menurutnya, transformasi teknologi transportasi harus diikuti dengan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Sinergi PLN dan Kodim 1608/Bima ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya pemerintah dan PLN, tetapi juga institusi, dunia usaha, serta masyarakat memiliki peran dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin kuat.
Dengan tersedianya SPKLU yang dapat diakses masyarakat, diharapkan penggunaan kendaraan listrik di Kota Bima dan Kabupaten Bima terus tumbuh. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan transportasi masa depan yang lebih modern, efisien, dan rendah emisi. (Editor: Abdul Syukur, ST)








