Kota Bima, Lensa Pos NTB – RSUD Kota Bima akan melakukan perpindahan layanan operasional dari gedung lama ke gedung baru mulai 24 Agustus 2026. Seiring proses tersebut, sejumlah layanan di lokasi lama akan ditutup sementara.Informasi tersebut disampaikan melalui Press Release Pemberitahuan Penutupan Layanan Sementara dan Perpindahan Gedung Baru RSUD Kota Bima tertanggal 21 Agustus 2026, yang ditandatangani Direktur RSUD Kota Bima dr. H. Fathurrahman, M.Kes., FISQua., FIHFAA.
Direktur RSUD Kota Bima, dr. H. Fathurrahman, mengatakan perpindahan ke gedung baru merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan fasilitas kesehatan yang lebih nyaman bagi masyarakat.“Perpindahan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Karena itu, selama proses perpindahan berlangsung, kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi terkait layanan yang ditutup sementara,” ujarnya.
Berdasarkan pemberitahuan resmi tersebut, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lokasi lama, Jalan Datuk Dibanta, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, akan ditutup pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 23.00 WITA.Selanjutnya, layanan Instalasi Rawat Jalan ditutup mulai 24 Agustus 2026, sementara penerimaan layanan rujukan juga dihentikan mulai tanggal yang sama.Meski layanan di lokasi lama dihentikan sementara, RSUD Kota Bima memastikan pasien yang sedang atau masih menjalani rawat inap tetap menjadi tanggung jawab rumah sakit hingga pasien dinyatakan diperbolehkan pulang oleh tim medis.
Bagi pasien yang akan melakukan kontrol pertama kali setelah menjalani rawat inap di RSUD Kota Bima, sementara waktu akan dialihkan ke rumah sakit terdekat dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.Pasien diwajibkan membawa Surat Kontrol Dalam Perawatan (SKDP) serta surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau dokter praktik mandiri, sesuai kepesertaan BPJS.
dr. H. Fathurrahman juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dan tetap mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan RSUD Kota Bima selama proses perpindahan berlangsung.“Kami akan terus menyampaikan perkembangan pelayanan melalui saluran informasi resmi RSUD Kota Bima, termasuk informasi mengenai pembukaan kembali layanan di gedung baru,” katanya.
RSUD Kota Bima memperkirakan pelayanan kembali dibuka pada awal September 2026. Jadwal resmi pembukaan akan disampaikan melalui saluran informasi resmi rumah sakit.Perpindahan tersebut diharapkan menjadi langkah penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bima. (Editor: Abdul Syukur, ST.)








