Kemarau Ekstrem, Kadis Ketahanan Pangan Gufran Pastikan Beras Kota Bima Aman 14 Bulan Kedepan

Kota Bima, Lensa Pos NTB — Di tengah kondisi kemarau ekstrem yang melanda wilayah Kota Bima, ketersediaan pangan, khususnya beras, dipastikan masih dalam kondisi aman. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, S.Pd., M.Si., memastikan stok beras yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 14 bulan ke depan.Gufran mengatakan, stok beras yang saat ini tersimpan di gudang Bulog mencapai 3.679.856 kilogram. Persediaan tersebut berada di gudang Bulog Kelurahan Jatiwangi dan gudang sewa di Oi Niu. Jumlah itu, kata dia, belum termasuk cadangan beras yang masih tersimpan di kelompok tani, sejumlah penggilingan, rumah masyarakat maupun gudang pribadi.

Menurut Gufran yang akrab disapa Gevon, kondisi tersebut turut dipengaruhi kebiasaan masyarakat Bima atau dou labo dana Mbojo yang secara turun-temurun menyimpan cadangan pangan berupa gabah maupun beras. Cadangan tersebut selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, juga dipersiapkan menghadapi musim tanam berikutnya.Selain menjaga ketersediaan stok, Pemerintah Kota Bima juga terus menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) melalui penugasan kepada Bulog.

Untuk alokasi Juli, Agustus dan September 2026, sebanyak 15.070 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 41 kelurahan mendapatkan bantuan 10 kilogram beras per bulan, sehingga total beras yang disalurkan selama tiga bulan mencapai 452.100 kilogram. Kota Bima juga memperoleh tambahan PBP sebesar 92 persen dan diharapkan jumlah tersebut dapat meningkat.Gufran juga menjelaskan terkait adanya masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan pangan namun pada periode berikutnya tidak lagi mendapat alokasi.

Hal itu dapat terjadi karena adanya perubahan desil kesejahteraan. Saat ini pendataan telah terintegrasi menggunakan NIK dengan sejumlah data dari OJK, Samsat, BPN, perbankan, BPJS dan PLN, sehingga perubahan kondisi atau data tertentu dapat memengaruhi status desil penerima bantuan.

Karena itu, Gufran mengimbau masyarakat yang merasa kondisi ekonominya belum sesuai dengan data yang tercatat agar melakukan pemutakhiran data di kantor kelurahan masing-masing dengan membawa KTP, KK serta dokumentasi kondisi rumah, seperti bagian depan rumah, kamar tidur, dapur dan toilet.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan atau meminjamkan KTP untuk berbagai keperluan yang dapat memengaruhi data kesejahteraan. Dengan stok beras yang mencapai 3.679.856 kilogram ditambah cadangan di masyarakat, Gufran memastikan ketahanan pangan beras Kota Bima tetap terkendali meski menghadapi kemarau ekstrem. (Editor: Abdul Syukur, ST)

banner 400x130

Pos terkait

banner 468x60