Kota Bima, Lensa Pos NTB — Kantor Kementerian Agama Kota Bima kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Kemenag Kota Bima berhasil meraih Juara II Anugerah Raksa Bhanda kategori Utilisasi Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2025/2026 yang diberikan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Kemenag Kota Bima dalam mengelola serta memanfaatkan BMN secara optimal, tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan BMN tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi dan pencatatan aset, tetapi juga bagaimana aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik.
Prestasi Juara II Anugerah Raksa Bhanda ini juga menjadi motivasi bagi jajaran Kemenag Kota Bima untuk terus meningkatkan tata kelola BMN yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kemenag Kota Bima H. Mansyur, S. Ag menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pengelolaan BMN yang semakin baik. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi pada masa mendatang.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Ini menjadi bukti bahwa dengan komitmen, kedisiplinan, dan tata kelola yang baik, BMN dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung tugas pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat,” ujar jajaran Kemenag Kota Bima.
Dengan diraihnya Juara II Anugerah Raksa Bhanda Utilisasi BMN Tahun 2025/2026, Kemenag Kota Bima kembali memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pengelolaan aset negara yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Penghargaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kemenag Kota Bima untuk terus membangun budaya kerja yang profesional serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. (Tim Lensa Pos NTB)








