Kota Bima, Lensa Pos NTB — Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf Bambang Irawan menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Literasi Digital yang dirangkaikan dengan lomba memasak dan mewarnai di halaman Kantor Camat Rasanae Barat, Kota Bima, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.25 Wita tersebut dihadiri Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE, Setda Kota Bima Drs. H. M. Fahruraji, ME, Wakil Direktur Bakti Komdigi Dede Apriadi, Kadis Kominfotik Kota Bima Dr. Muhammad Hasym, S.Sos., SH., M.Ec.Dev, Camat Rasanae Barat Idham, SH, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Paruga Serka Syahruddin turut hadir. Kehadiran Danramil bersama Babinsa menjadi bagian dari dukungan Koramil 1608-01/Rasanae terhadap kegiatan edukasi masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.
Perwakilan Komdigi Faisal Armansyah dalam penyampaiannya menekankan pentingnya literasi digital, khususnya bagi anak-anak. Menurutnya, perkembangan teknologi dan penetrasi konten digital sudah menyentuh berbagai kelompok usia sehingga orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital dan memastikan anak-anak tidak terpapar konten negatif.
Selain edukasi penggunaan media digital secara sehat, Bakti Komdigi juga terus mendorong pemerataan akses internet melalui layanan Wi-Fi gratis di sejumlah fasilitas publik. Di Kota Bima, layanan tersebut ditempatkan di berbagai titik, termasuk lingkungan sekolah, sebagai bagian dari upaya mendukung masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif.
Sementara itu, Walikota Bima H. Arahman H. Abidin menyampaikan bahwa literasi digital sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Teknologi digital telah memberikan banyak kemudahan, mulai dari berkomunikasi, memperoleh informasi, belajar, bekerja, berusaha hingga membantu pelaku UMKM memperluas pasar.
Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat tantangan yang harus dihadapi. Tidak semua informasi di internet benar, tidak semua konten layak dipercaya, dan sesuatu yang viral tidak otomatis berarti benar. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi sebelum menyebarkannya. Prinsip “saring sebelum sharing” menjadi penting agar masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi yang keliru maupun konten negatif.
Usai kegiatan sosialisasi, Walikota Bima bersama unsur terkait meninjau pelaksanaan lomba memasak dan lomba mewarnai yang diikuti masyarakat dan peserta undangan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.50 Wita dan berlangsung dengan aman, lancar serta tertib.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf Bambang Irawan turut mendukung upaya membangun kesadaran masyarakat agar semakin cerdas, kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital, sekaligus menjaga lingkungan sosial tetap aman dan kondusif. (Editor: Abdul Syukur, ST)








