Lensa Pos NTB, Bima — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima memaparkan berbagai program, strategi, dan langkah konkret dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Bima. Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNNK Bima dalam wawancara podcast bersama Abdul Syukur, ST., di kanal Lensa Pos NTB Channel, Senin (17/11/2025).
Dalam podcast tersebut, Kepala BNNK Bima melalui Bapak Ary Amirullah selaku Koordinator Tim Dayamas BNNK Bima, menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda. Oleh karena itu, BNNK Bima terus meningkatkan kegiatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta penegakan hukum secara terukur dan terarah.
Kepala BNNK Bima memaparkan sejumlah program unggulan yang saat ini berjalan, di antaranya: Program Pencegahan (P4GN) melalui sosialisasi ke sekolah, kampus, dan desa/kelurahan. Tes urin bagi instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat tertentu sebagai bentuk deteksi dini.
Pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan keterampilan serta pendampingan bagi mantan penyalahguna.
Sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan lembaga nonformal.
“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN saja. Ini tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang kita menyelamatkan generasi muda,” tegas Kepala BNNK Bima.
Dalam kesempatan tersebut, BNNK Bima juga mengungkap sejumlah tantangan, seperti akses peredaran gelap yang mulai masuk hingga wilayah pedesaan, mobilitas pelaku, serta rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap bahaya narkotika.
Meski demikian, BNNK Bima berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif dan persuasif. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan angka penyalahgunaan sejak dari hulunya, yaitu keluarga dan lingkungan sosial.
Di akhir sesi podcast, Kepala BNNK Bima mengajak seluruh masyarakat Bima untuk berpartisipasi aktif menjadi agen antinarkoba, baik dengan memberikan edukasi di lingkungan sekitar, mendukung kegiatan pencegahan, maupun segera melapor jika mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkotika.
“Kami berharap masyarakat tidak takut melapor. BNN hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melakukan rehabilitasi demi menyelamatkan pengguna,” ungkapnya.
Podcast berjalan hangat dan informatif, memberikan gambaran komprehensif mengenai upaya BNNK Bima dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkotika. Lensa Pos NTB Channel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi media edukatif dalam menghadirkan konten-konten yang membangun kesadaran publik terhadap isu-isu penting daerah. (TIM LENSA POS NTB)







