Tiga Hari Hilang Terseret Banjir, A. Wahab Ditemukan Mengapung di Perairan Sai

Lensa Pos NTB, Bima – Warga Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki lanjut usia yang mengapung di perairan sekitar desa tersebut, Jumat pagi (21/11/2025). Korban diketahui bernama A. Wahab (68), warga Kelurahan Kumbe, Rasanae Timur, Kota Bima, yang sebelumnya hilang terseret arus banjir pada Rabu (19/11/2025).

Ditemukan Nelayan Saat Hendak Memancing

Penemuan mayat bermula sekitar pukul 07.30 Wita, ketika sejumlah nelayan hendak berangkat memancing menggunakan perahu. Dari kejauhan, salah seorang nelayan melihat objek mencurigakan mengapung di tengah laut. Setelah didekati, para nelayan terkejut ketika mengetahui bahwa objek tersebut adalah sesosok mayat lelaki yang masih mengenakan pakaian lengkap.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada masyarakat Desa Sai dan aparat keamanan setempat. Sekitar pukul 08.20 Wita, mayat berhasil dievakuasi ke dermaga Desa Sai menggunakan beberapa perahu kayu milik warga sambil menunggu kedatangan aparat penegak hukum.

Aparat Tiba dan Lakukan Pemeriksaan Awal

Tak lama berselang, Kapolsek Soromandi IPDA M. Saleh bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan personel Pol Airud tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Basarnas Bima kemudian mengevakuasi jasad korban menggunakan skoci, dikawal speedboat Pol Airud menuju Pantai Lawata, Kota Bima.

Diperiksa Inafis dan Dibawa ke RSUD

Pada pukul 10.30 Wita, jasad tiba di Dermaga Lawata dan diperiksa oleh tim Inafis Polres Bima Kota. Pemeriksaan luar dilakukan sebelum jenazah dibawa ke RSUD Bima untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lanjutan.

Sekitar pukul 11.00 Wita, pihak keluarga tiba dan mendampingi Inafis dalam proses identifikasi. Berdasarkan ciri fisik serta pemeriksaan sidik jari menggunakan perangkat portabel, korban dipastikan merupakan A. Wahab, petani 68 tahun yang dinyatakan hilang tiga hari sebelumnya akibat terseret banjir di wilayah Rasanae Timur.

Dinyatakan Korban Hilang Banjir

Hasil pemeriksaan medis dan tim Inafis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan mencurigakan. Pemeriksaan selesai sekitar pukul 11.40 Wita, dan jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kumbe. (RED.01)

Pos terkait

banner 468x60