Lensa Pos NTB, Dompu –– Masyarakat diimbau agar santun dalam bermedia sosial serta menghindari postingan-postingan yang mengandung ujaran kebencian maupun bersinggungan dengan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan,red).
Imbauan itu disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Dompu, Muhammad Alimuddin dalam rapat koordinasi penguatan peran FKUB, Selasa (23/12/2025).
“Mari kita santun dan bijak dalam bermedia sosial. Hal-hal yang dapat memicu konflik dan gejolak di tengah masyarakat supaya dapat dihindari seperti memosting ujaran kebencian, atau menyinggung isu-isu SARA,” kata Alimuddin.
Dikemukakan Ketua FKUB bahwa kondusivitas daerah harus dijaga bersama agar tetap aman, tenteram, tenang dan damai. Dengan perkembangan medsos, bisa berpotensi memicu ketidakharmonisan dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Jari tangan dengan mudah menulis atau men-share berita-berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Maka kita harus berhati-hati. Sebelum memposting atau men-share sesuatu, pikirkan terlebih dahulu dampak yang akan terjadi,” pintanya.
Dalam menjaga kondusivitas, Pengurus FKUB Kabupaten Dompu melakukan monitoring dan menghadiri rangkaian acara Natal di beberapa gereja baik Kristen maupun katolik.
Imbauan sebagaimana di atas juga disampaikan pada saat kunjungan ke gereja-gereja tersebut.
“Hidup rukun dan damai harus kita wujudkan dalam kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (emo).







