Lensa Pos NTB, Bima – Podcast Lensa Pos NTB Channel menghadirkan Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.I.Kom., M.Sc., yang memaparkan komitmennya dalam memperkuat pembinaan teritorial di wilayah Kota dan Kabupaten Bima.
Dalam podcast yang dipandu Abdul Sukur, ST, Dandim 1608/Bima menjelaskan bahwa kehadiran TNI di wilayah teritorial harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, sejak awal menjabat, dirinya aktif turun ke lapangan, mengunjungi Koramil-Koramil, Babinsa, serta bersentuhan langsung dengan kondisi sosial masyarakat.
“Pembinaan teritorial tidak cukup hanya melalui laporan. Saya memilih turun langsung agar memahami situasi riil di lapangan dan memastikan prajurit hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” ujar Letkol Samuel.
Ia menegaskan, peran Babinsa sebagai ujung tombak teritorial sangat strategis dalam menjaga stabilitas wilayah, membangun komunikasi sosial, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Untuk itu, pembinaan prajurit terus diarahkan pada profesionalisme, kedisiplinan, dan pendekatan humanis.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1608/Bima juga memaparkan program prioritas ke depan, di antaranya peningkatan pembinaan satuan kewilayahan, penguatan sinergi dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima, serta kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, tantangan teritorial di wilayah Bima yang memiliki karakter sosial dan geografis beragam membutuhkan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh komponen bangsa menjadi kunci dalam menjaga wilayah tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
Menutup podcast tersebut, Letkol Samuel menyampaikan harapannya agar masyarakat Kota dan Kabupaten Bima terus mendukung peran TNI AD melalui Kodim 1608/Bima dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Podcast ini menjadi ruang dialog yang informatif dan inspiratif, sekaligus memperlihatkan kepemimpinan teritorial yang mengedepankan kehadiran, keteladanan, dan kedekatan dengan rakyat. (LP.NTB/01)






